PENGARUH CITY BRANDING “PURWAKARTA ISTIMEWA” TERHADAP CITY IMAGE KABUPATEN PURWAKARTA DAN KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN MUDA ( YOUTH TRAVELER) Josua Jon Crissandro 1 , Kharisma Nasionalita 2 Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom 1 josuajoncrissandro@student.telkomuniversity.ac.id 1 , knasionalita@telkomuniversity.ac.id 2 Abstrak Kabupaten Purwakarta pada zaman dahulu dikenal sebagai daaerah pensiun, karena keadaan kota yang sangat sepi dan jauh sekali dari hirup pikuk keramaian. Seiring perkembangan waktu, Kabupaten Purwakarta telah melakukan banyak pembenahan dan Kabupaten Purkwarta termasuk salah satu daerah di Indonesia yang memanfaatkan kekuatan dari strategi city branding dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Keberagaman destinasi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Purwakarta, mulai dari wisata kuliner yaitu sate maranggi yang sudah dikenal sejak lama, waduk jatiluhur yang merupakan waduk buatan pertama di Indonesia yang dimana di dalam Kawasan waduk Jatiluhur juga terdapat Jatiluhur Waterworld, Giri Tirta Kahirupan sebagai tempat wisata keluarga yang nyaman, Taman Air Mancur Sri Baduga yang berlokasi di Situ Beuled. Selain Taman Air Mancur Sribaduga, Purwakarta juga menyuguhkan wisata Pendakian Gunung Bokok dan Gunung Lembu, Hotel Gantung di Gunung Parang. Selain memiliki wisata alam, Purwakarta juga menyediakan destinasi wisata edukatif seperti Museum Diorama Purwakarta, Diorama Nusantara, Galeri Wayang dan Bale Indung Karahayuan yang tentu dibalut dengan budaya sunda yang menjadi ciri khas dari tiap destinasi yang ada. Dengan kelengkapan destinasi wisata yang dimiliki, Kabupaten Purwakarta menjadi Kabupaten yang memiliki potensi tinggi menjadi destinasi bagi para wisatawan untuk berkunjung. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.7, No.1 April 2020 | Page 1719