56 Paedagoria, September 2015, ISSN 2086-6356 Vol. 12, No. 2 EFEKTIVITAS PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN LIFE SKILLS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN KELAS VIII SMP NEGERI 4 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 1 Abdillah, 2 Syaefudin suhaedi, 3 Amanah Andriani 1,2 Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Mataram 3 Mahasiswa Sarjana Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Mataram ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efeketivitas penerapan pendekatan dalam pembelajaran terhadap hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran dengan pendekatan Life Skills dan siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional pada materi pokok Garis Singgung lingkaran kelas VIII di SMP Negeri 4 Mataram, dan untuk mengetahui metode mana yang lebih baik untuk digunakan dalam pembelajaran Matematika pada materi pokok garis singgung lingkaran. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII semester II yang terdiri dari 8 kelas yaitu kelas , , , , , , ! , " , dengan teknik Purposive sampling dipilih kelas sebagai kelas kontrol dan kelas sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji persyaratan analisis dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan Uji-T. Berdasarkan analisis data hasil belajar diperoleh rata- rata kelas ekperimen (58,90) lebih tinggi daripada rata-rata kelas kontrol (51,25). Pada uji normalitas dan homogenitas juga diketahui bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan homogen. Setelah dilakujan uji t diperoleh nilai thitung sebesar 2,5483 sedangkan ttabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 1,994. Karena thitung > ttabel maka H0 di tolak dan H1 diterima, artinya terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan motode pembelajaran dengan pendekatan Life Skills dan siswa yang diajar dengan menggunkan metode pembelajaran konvensional. di mana, hasil belajar siswa yang diajar dengan metode pembelajaran dengan pendekatan Life Skills lebih daik daripada hasil belajar siswa yang diajar dengan metode pembelajaran konvensional. Kata kunci: Metode pembelajaran dengan pendekatan Life Skills, metode konvensional, hasil belajar, Garis singgung lingkaran I. PENDAHULUAN Salah satu wadah bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah dalam bidang pendidikan. Ada beberapa indikator dalam peningkatan mutu pendidikan antara lain melalui peningkatan kinerja guru dan peningkatan mutu pembelajaran. Apabila kita mengamati perkembangan pembelajaran matematika di Indonesia sangat memprihatinkan, karena rendahnya penguasaan teknologi dan kemampuan sumber daya manusia Indonesia untuk berkompetensi secara global. Di tambah lagi dengan masih rendahnya kemampuan anak Indonesia di bidang matematika, mereka beranggapan bahwa pembelajaran matematika itu sulit, serta kurangnya jumlah pengajar yang mengikuti perkembangan matematika. Sebaiknya pihak sekolah, guru, siswa dan pemerhati pendidikan, pemerintah, lebih peduli pada pembelajaran matematika di Indonesia sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi kemajuan pembelajaran matematika di Indonesia. Berdasarkan hasil pengamatan pada saat observasi awal di SMPN 4 Mataram, ditemukan bahwa siswa menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit dan menakutkan, sehingga partisipasi siswa untuk mengemukakan konsep dan menemukan sendiri pemecahan masalah masih kurang. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang terdata pada nilai kelas VIII semester II tahun pelajaran 2012/2013. Ketuntasan secara klasikal dari hasil belajar siswa hanya mencapai 18,92% ini masih jauh dari ketuntasan klasikal yang ditentukan yakni sebesar 75% sedangkan nilai rata-rata yang