106 Vol.9 No. 2. 2020: 106-112 http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/INOVATOR/index Koordinasi dan Integrasi Rantai Pasokan Produk Pangan di Kabupaten Bandung Barat Yun Yun Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi, 40531, Indonesia Info Artikel Abstraksi Kata Kunci: Integrasi; Koordinasi; dan Rantai Pasok. Meningkatkan Ketahanan Pangan Indonesia menjadi kebutuhan yang harus dicapai. Produsen Makanan mulai dari tingkat petani hingga distributor diharapkan memiliki koneksi sehingga aliran bahan makanan ke tangan konsumen dapat mengalir dari distributor ke tangan konsumen. Jadi perlu ada koordinasi dan integrasi rantai pasokan sehingga konektivitas antara rantai pasokan dapat memiliki daya saing yang baik. Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu daerah yang merupakan pemasok produk makanan harus mampu meningkatkan daya saing produk makanannya sehingga dapat diserap oleh pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara koordinasi dan integrasi rantai pasokan. Populasi penelitian ini mengambil objek koperasi produksi dalam kelompok makanan dan petani di Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan menggunakan model Confirmatory Factor Analysis (CFA). Variabel indikator yang membentuk setiap variabel dapat menjelaskan variabel laten. Sehingga dapat mengetahui hubungan antara variabel Koordinasi, Integrasi. Hasil penelitian ini terdapat hubungan yang erat antara koordinasi rantai pasokan dan integrasi dalam produk makanan di Kabupaten Bandung Barat. Abstract Keywords: Coordination; Integration; and Supply chain. Improving Indonesia's Food Security becomes a necessity to achieve. Food Pro- ducers starting from the farmer level to distributors are expected to have connec- tions so that the flow of food ingredients into the hands of consumers can run from the distributor to the hands of consumers. So there needs to be supply chain coordination and integration so that connectivity between supply chains can have good competitiveness. West Bandung Regency as one of the regions that are sup- pliers of food products must be able to increase the competitiveness of its food products so that they can be absorbed by the market. The purpose of this study is to determine the relationship between supply chain coordination and integration. This population research took the object of the production cooperative in the food and farmer groups in the West Bandung Regency. This research method uses quantitative analysis using a model of Confirmatory Factor Analysis (CFA) mod- els. Indicator variables that form each variable can explain the latent variables. So that it can find out the relationship between the variables Coordination, Inte- gration. The results of this study there is a close relationship between supply chain coordination and integration in food products in West Bandung Regency. Korespondensi Penulis: Yun Yun Email: yunyun@lecture.unjani.ac.id ISSN (print): 1978-6387 ISSN (online): 2623-050X ISSN (print): 1978-6387 ISSN (online): 2623-050X