Problem Realisasi Kebijakan Smart
City di Indonesia: Kasus Kota Bandar
Lampung
JISPO
Jurnal Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik
2021, Vol. 11, No. 1: 35-62
https://journal.uinsgd.ac.id/
index.php/jispo/index
© The Author(s) 2021
Dwi Wahyu Handayani*
Universitas Lampung, Indonesia
Syafarudin
Universitas Lampung, Indonesia
Lilih Mufihah
Universitas Lampung, Indonesia
Abstrak
Artikel ini mengkaji daya dukung pemerintah dalam mewujudkan smart
city dengan fokus pada Kota Bandar Lampung, khusus pada aspek tata
kelola pemerintahan (smart governance) dan modal sosial dan manusia
(smart people). Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui
wawancara dan survei. Menggunakan konsep smart city dan tata kelola
pemerintahan (governance), hasil penelitian menunjukkan bahwa pada
aspek smart governance, pemerintah berfokus pada pembangunan
infrastruktur yang tidak sepenuhnya disertai dengan pelibatan kualitas
sumber daya manusia dan modal sosial, dan tidak berbasis pada
persoalan masyarakat sesungguhnya sesuai visi dan misi pembangunan,
yaitu pendidikan dan kesehatan. Efektiftas pembangunan infrastruktur
tidak maksimal mendukung pelayanan administrasi kependudukan,
layanan pendidikan, kesehatan, penyandang persoalan sosial yang
terabaikan, dan kerusakan lingkungan. Kelemahan pada aspek smart
governance memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat sebagai
modal sosial dari bekerjanya aspek smart people.
Kata-kata Kunci
Smart city, smart people, smart governance
* Penulis untuk korespondensi:
Dwi Wahyu Handayani
Alamat: Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1, Rajabasa, Bandar Lampung, Indonesia
Email: dwi.wahyu@fsip.unila.ac.id