VOL 13 No 2/2020| 71
JURNAL KESEHATAN
http://ejournal.poltekkesternate.ac.id
Analisis Kelengkapan Tanda Tangan Dokter pada Formulir Rekam Medis Rawat Inap
RSI Siti Rahmah Padang Tahun 2018 Menggunakan Algoritma C4.5
Syamsul Kamal
1
, Yuli Mardi
2
12
Rekam Medis, Apikes Iris Padang, Indonesia
1
Surel/Email dan No Telpon skamal090499@gmail.com / 081378239966
Abstrak
Info Artikel
Sejarah Artikel:
Diterima 4 Maret 2020
Disetujui 12 Juni 2020
Di Publikasi 20
November 2020
Keywords:
Rekam Medis,
Kelengkapan, Algoritma
C 4.5, Knime
DOI
https://doi.org/10.32763
/juke.v13i2.
201
Program aplikasi Knime dan algoritma C 4.5 dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat kepada
pengambil keputusan dalam menentukan kelengkapan tanda tangan dokter, sebab tanda tangan dokter
sangat penting terutama bagi pasien dan dokter. Dalam melakukan tindakan, jika tidak ada tanda tangan
dokter dalam penangannya, dan pasien mengalami cacat disebabkan kesalahan dokter, maka dokter
tidak bisa dituntut secara hukum karena kelengkapan informasi pada data asuhan kesehatan tersebut.
Tujuan penelitian melihat sejauh mana dokter tidak mengisi tanda tangan pada status pasien dan
dampaknya pada pasien, dokter dan pihak rumah sakit, dan penyebab dokter tidak menanda tangani
Metode yang digunakan adalah kuantitatif kualitatif (mixed methodology), dimana penelitian ini
merupakan perpaduan antara kualitatif dan kuantitatif, Metode ini merupakan metode yang bersifat
sistematis dan menggunakan model-model yang bersifat matematis,wawancara dari beberapa orang
staf medis serta melihat dan meneliti dokumen rekam medis yang ada untuk dilakukan pengolahan
data yang hasil akhirnya berupa angka atau grafik yang dapat dibaca, Dalam mengambil data di rumah
sakit yang begitu komplek ini, dilakukan dengan memakai rumus Slovin,. Dari hasil yang di dapat
disimpulkan dari 69 data pasien, dokter tidak menanda tangani pasien sebanyak 35 orang atau 50,7 %
sedang yang ditanda tangani sebanyak 34 orang atau 49,3 %, faktor penyebabnya karena tidak
diberitahu pada bagian rekam medis bahwa tanda tangan itu penting adanya.
Complete Analysis of Doctor Signature in Medical Recording Form Siti Rahmah Hospital in 2018 Using
C4.5 Algorithm
Abstract
The Knime application program and the C 4.5 algorithm can provide accurate and precise information
to decision makers in determining the completeness of a doctor's signature, because a doctor's signature
is very important, especially for patients and doctors. In carrying out the action, if there is no doctor's
signature in the handling, and the patient experiences disabilities due to the doctor's mistake, the doctor
cannot be prosecuted for the completeness of the information in the health care data. The method used
is quantitative qualitative (mixed methodology), where This research is a combination of qualitative
and quantitative, this method is a systematic method and uses mathematical models, interviews with
several medical staff and sees and examines existing medical record documents for data processing
whose final results are numbers or numbers. a readable graph. In retrieving data in this complex
hospital, it is done using the Slovin formula. The aim of the study was to see the extent to which the
doctor did not sign the patient's status and the impact on the patient, the doctor and the hospital, and
the cause of the doctor not signing it. From the results that can be concluded from 69 patient data, the
doctor did not sign the patient as many as 35 people or 50.7% while 34 people were signed or 49.3%,
the causative factor was not being told in the medical record that the signature was important.
Apikes Iris, Jl. Gajah Mada No. 23 Padang, Sumatera Barat, Indonesia ISSN 2597-7520
Email: skamal090499@gmail.com
© 2020 Poltekkes Kemenkes Ternate