Warta Perkaretan 2017, 36(1), 39 - 54 39 PAKET TEKNOLOGI OPTIMASI PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KARET PADA DAERAH BERIKLIM KERING (Studi Kasus di Perkebunan Karet PTPN XII) Technological Package to Optimaze of Growth and Productivity on Rubber Plantation in Dry Climates (A Case Study at Rubber Estate PTPN XII) Akhmad Rouf , Hananto Hadi, Setiono,Ari Santosa Pamungkas, Mudita Oktorina Nugrahani Balai Penelitian Getas, Pusat Penelitian Karet Jl. Pattimura KM 6, P.O. Box 804, Salatiga, Jawa Tengah Email : aronidah@yahoo.co.id Diterima 30 Desember 2015 / Direvisi 19 April 2017 / Disetujui 28 April 2017 Abstrak Pada daerah kering dengan curah hujan < 1500 mm/tahun, air merupakan faktor pembatas utama terhadap laju pertumbuhan dan produktivitas tanaman karet. Kondisi iklim tersebut sukar dimodifikasi dan dikendalikan kecuali dalam skala mikro, melalui pendekatan dengan cara penyesuaian antara kultur teknis dengan karakter iklim yang ada.Makalah ini merupakan hasil kajian pada saat periode TBM dan TM di PTPN XII. Tujuan penelitian yaitu mem- berikan informasi mengenai pertumbuhan TBM, produksi dan rekomendasi teknologi pengelolaan perkebunan karet pada daerah beriklim kering. Penelitian terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu observasi, perumusan rekomendasi dan monitoring. Hasil observasi dibeberapa kebun menunjukkan bahwa pertumbuhan pada masa TBM karet di daerah kering cenderung dibawah standar. Beberapa rekomendasi paket teknologi seperti penyediaan bahan tanam tabela, pembuatan lubang rorak dan penambahan bahan organik, berdampak positif terhadap peningkatan pertumbuhantanaman seperti pertambahan lilit batang TBM. Matang sadap berpotensi tepat waktu yaitu sekitar 5 tahun. Ukuran lilit batang pada TBM III setelah penerapan paket teknologi mencapai 30,14 cm. Penerapan paket teknologi pada saat TM, seperti penjagaan lengas tanah, peningkatan efektivitas serapan hara, penggunaan stimulan secara terkendali, dan penerapan sistem sadap double cut mampu mengoptimasikan produktivitas mencapai 10% - 36%. Kata kunci: karet, iklim kering, paket teknologi, pertumbuhan TBM, produktivitas TM, sistem sadap double cut Abstract In dry climate areas have rainfall < 1.500 mm/year, water is a major limiting factor to the growth and productivity of the rubber plant. The condition has difficult to modified and controlled except in micro scale, through approached to adjustment between tehnical culture with of agroclimate location. This paper is the result evaluated of immature and tapping on mature periodes in PTPN XII. This objective of research to provide information about growing immature periode, productivity mature periode and technology recomendation of rubber plantation management in the dry area. The research consist of three mains activities were observation, formulation of recommendations and monitoring. The result of observed in some rubber plantation showed that on immature growth tends below standard. The recommendations technological packages such as tabela seeds planting directly in polibag, making holes at field (rorak) and adding of organic matter in rorak, could be a positive influencedon growth such as girth increment of immature periode. The first tapping have potentially on time (5 th years). The girth on 3 years old after applied technology packages reached