ISSN 1411 – 0067 Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. Volume 5, No. 2, 2003, Hlm. 48 - 57 48 PENURUNAN PENYAKIT BUSUK AKAR DAN PERTUMBUHAN GULMA PADA TANAMAN SELADA YANG DIPUPUK MIKROBA EFFECT OF MICROBES FERTILIZER ON LETTUCE ROOT ROT DISEASES SUPPRESSION AND WEED GROWTH N. Setyowati * , H. Bustamam dan M. Derita ++ +) Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. Raya Kandang Limun, Bengkulu 38371. e-mail: nanik_srg@yahoo.com ++) Mahasiswa Program Studi Agronomi, FP, UNIB. ABSTRACT Lettuce (Lactuca sativa L.) is high economic value horticultural crop. Two major problems in lettuce cultivation are soil infertility and diseases. Most root rot diseases in lettuce caused by Phythophthora sp. Application of microbes fertilizer could be one ways to controll root rot diseases in lettuce. The purpose of this study were to find out optimal microbes fertilizer dosage for lettuce cultivation and the effect of microbes fertilizer on weed growth as well as to evaluate microbes fertilizer on suppressing root rot diseases. The experiment was conducted from November 2001 through April 2002 in Plant Protection Laboratory and Agriculture Experiment Station, University of Bengkulu using Split Plot Design. The experiment was replicated 4 times. Soil condition as main plot consisted of non infected and Phythophthora sp. infected soil, while microbes fertilizer dosage as sub plot consisted of four levels 0; 250; 500; and 750 g polybag -1 . Result of the experiment showed, no interaction between soil condition and microbes fertilizer dosage. Soil condition also has no effect on plant height, lettuce fresh and lettuce commercial weight. Plant height, leaf number, fresh weight, and commercial weight of lettuce applied with microbes fertilizer at dosage of 750 g polybag -1 were 29.45 cm; 7.50; 33.80 g plant -1 ; and 27.88 g plant -1 respectively or increased 2.42%; 1.40%; 33.14%; and 62.36% respectively compared to that of controlled plant. Microbes fertilizer at 750 g polybag -1 also suppressed root rot diseased up to 100%, however microbes fertilizer dosage has no effect on weed dry weight. Key words : microbe fertilizer, lettuce, root rot, weed ABSTRAK Selada merupakan tanaman hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Beberapa kendala dalam budidaya selada antara lain gangguan penyakit dan kesuburan tanah. Penyakit busuk akar yang sering ditemui pada selada disebabkan oleh jamur Phythoptora sp. Untuk mengatasinya perlu dilakukan berbagai usaha dan salah satunya dengan penggunaan pupuk mikroba. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan dosis pupuk mikroba yang tepat untuk tanaman selada dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan gulma serta mengevaluasi dosis pupuk mikroba yang dapat menurunkan infeksi penyakit busuk akar. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2001 sampai April 2002 di Laboratorium dan lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Rancangan yang digunakan ialah petak terbagi (Split Plot Design) yang terdiri atas dua faktor dan 4 ulangan. Kondisi tanah sebagai petak utama terdiri atas tanah yang tidak diinfeksi dan tanah yang diinfeksi Phythopthora sp, sebagai anak petak yaitu dosis pupuk mikroba yang terdiri atas 4 taraf yaitu 0 , 250, 500 dan 750 g polybag -1 . Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara kondisi tanah dan dosis pupuk mikroba. Kondisi tanah juga tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah dan bobot ekonomi selada serta bobot kering gulma. Pupuk mikroba dengan dosis 750 g polybag -1 menghasilkan tinggi tanaman = 29.45 cm (naik 2.42%), jumlah daun = 7.50 helai (naik 1.40%), bobot segar = 33.80 g tan -1 (naik 33.14% ), bobot ekonomi = 27.88 g tan -1 (naik 62.36%) dibandingkan kontrol. Pupuk mikroba (750 g polybag -1 ) dapat menurunkan penyakit busuk akar sampai 100%, namun demikian bobot kering gulma tidak dipengaruhi oleh dosis pupuk mikroba yang diberikan. Kata kunci : pupuk mikroba, penyakit busuk akar, selada, gulma