151 | Arif & Al-Banna/5(3) (2020) 151-160 JBE 5 (3) (2020) 151-160 BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi https://jurnal.unimor.ac.id/JBE/index Identifikasi Jamur Makroskopis di Kawasan Hutan Lindung Kaleakan Kecamatan Nanggala Toraja Utara Arwin Arif 1 , Maisya Zahra Al-Banna 2 Program Studi Pendidikan Biologi STKIP-PI Makassar, Jl. Inspeksi Kanal Citraland No.10, Kec Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan Email : arwinarif29@gmail.com DOI: https://DOI 10.32938/jbe. v5i3.731 Abstrak Identifikasi jamur makroskopis di kawasan hutan lindung Kaleakan.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai jenis Jamur Makroskopis yang terdapat di kawasan Hutan Lindung Kaleakan Kecamatan Nanggala Toraja Utara. Teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan metode jelajah dengan membuat ploat menggunakan tali dengan ukuran 25 x 25 Meter .Sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriftif kualitatif. Dalam penelitian ini menunjukkan terdapat 33 spesies jenis jamur makroskopis yang ditemukan di lokasi penelitian, dimana seluruhnya berasal dari divisi Basidiomycota yang terdiri atas 3 kelas, 8 ordo, 22 famili, 28 genus. Ordo yang paling banyak ditemukan adalah ordo Polyporales dan famili yang paling banyak ditemukan adalah kelompok jamur dari family Poliporaceae. Berdasarkan keadaan tutupan lahan pada daerah hutan gundul dengan intensitas cahaya tinggi ditemukan 3 jenis jamur, yaitu Ganoderma sp, Postiastipticus, Nigroporusvinosus. Berdasarkan substratnya, pada kayu lapuk ditemukan 19 jenis jamur (53%), serasah/tanah 13 jenis jamur (36%) dan pada kayu hidup 4 jenis jamur(11%). Sehingga kebanyakan jamur yang hidup di kawasan hutan lindung Kaleakan Kecamatan Nanggala Toraja Utara adalah jenis jamur kayu (wood fungy) yang umumnya berperan sebagai Sabrofit, pelakuk kayu/dekomposer. Kata Kunci: Identifikasi, Jamur Makroskopis, Kawasan Hutan Lindung Kaleakan, Toraja Utara. Abstract Identification of macroscopic fungi inKaleakan protected forest area. This research aims to find out of fungi Macroscopic Fungi anything contained in a protected Forest area of Kaleakan sub-district of TorajaNanggala North? ". Sample collection technique is done by the method of cruising whit ploat size 25 x 25 meters While the techniques of data analysis done on qualitative deskriftif. In this research showed there are 33 types of macroscopic fungi species were found at the site of the study, which is entirely derived from the Division Basidiomycota consisting of 3 classes, 8 22 order, family, genus 28. The order of the most widely found is the order Polyporales and family is the most widely found was a group of mushroom of the family Poliporaceae. Based on the State of the land cover in forest areas denuded by high light intensity found 3 mushroom types, namely Ganoderma sp, Postiastipticus, Nigroporusvinosus. According to the substrate, in the wood rotted found 19 kinds of mushrooms (53%), litter/soil 13 types of mushrooms (36%) and in the wood of life 4 types of mushrooms (11%). So most fungi that live in the protected forest area of Kaleakan Subdistrict NanggalaToraja Utara is a type of mushroom wood (wood fungy) generally acts as having Sabrofit, decomposer. Keywords: Identification, Macroscopic Fungi, Kaleakan Protected Forest Area, Toraja Utara.