JURNAL ABDIMAS BSI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 Agustus 2018, Hal. 379-389 E-ISSN : 2614-6711 379 http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/abdimas Implementasi Triple Helix pada Inkubasi Bisnis Outwall Lukmanul Hakim 1 , Ani Solihat 2 , Sri Dewi Setiawati 3 , Riris Roisah 4 1 AMIK BSI Tangerang, lukmanul.luh@bsi.ac.id 2 AMIK BSI Bandung, ani.ani@bsi.ac.id 3,4 Universitas BSI, sri.sds@bsi.ac.id, riris.rio@bsi.ac.id Abstrak Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki target untuk menciptakan seratus ribu wirausahawan baru pada tahun 2014 - 2018. Untuk mencapai target ini, mereka menginkubasi calon wirausaha baru pada sebelas lembaga pemerintah dan inkubator bisnis non-pemerintah di Jawa Barat. Tim Abdimas mengambil inisiatif untuk mendukung program ini dengan menyelenggarakan inkubasi bisnis outwall yang menerapkan model triple helix. Kegiatan ini melibatkan perguruan tinggi sebagai penyelenggara, lembaga pemerintah sebagai regulator dan pendukung keuangan, serta perusahaan swasta sebagai pendukung produksi dan pemasaran. Kegiatan utama pengabdian kepada masyarakat terdiri dari pelatihan produksi, pemasaran dan kewirausahaan selama delapan hari, serta pendampingan bisnis selama tiga bulan. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya enam belas wirausaha baru yang memproduksi dan memasarkan aksesoris perempuan buatan tangan di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Kata Kunci: pengabdian masyarakat, inkubator bisnis, wirausaha baru, triple helix Abstract The West Java Provincial Government has a target to create one hundred thousand new entrepreneurs in 2014 - 2018. To achieve this target, they incubate new entrepreneurs in eleven government agencies and non-government business incubators in West Java. The Abdimas team took the initiative to support this program by holding an outwall business incubation that implemented the triple helix model, this activities involving universities as facilitator, government institutions as regulator and financial supporter, and private companies as production and marketing supporter. The main activities of community service consist of eight days of production, marketing and entrepreneurship training and three months of business assistance. The results of this activity were sixteen new entrepreneurs who produced and marketed some handmade women's accessories in Tarogong Kidul District, Garut Regency. Keywords: community service, business incubator, new entrepreneur, triple helix Diterima: 30 Juni 2018, Direvisi : 8 Agustus 2018, Dipublikasikan : 15 Agustus 2018 Pendahuluan 1. Latarbelakang pengabdian Untuk menambah wirausaha baru di Indonesia, Pemerintah Propinsi Jawa Barat menjalankan Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru di Jawa Barat. Program ini secara formal tertuang dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 58 tahun 2014 tentang Pedoman Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru. Tujuan dari program ini adalah untuk menambah jumlah wirausaha dalam rangka