138 | Jurnal “Al-Qalam” Volume 24 Nomor 1 Juni 2018 DAKWAH KULTURAL DALAM TRADISI HILEYIA PADA MASYARAKAT KOTA GORONTALO CULTURAL DA’WAH OF HILEYIA TRADITION IN GORONTALO SOCIETY Erwin J. Taib Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Jl. Gelatik No. 1 Gorontalo Email: erwinthaib7578@gmail.com Andries Kango Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Jl. Gelatik No. 1 Gorontalo Email: erwinthaib7578@gmail.com Naskah diterima tanggal 1 Januari 2018. Naskah direvisi tanggal 22 Februari 2018. Naskah disetujui tanggal 18 Mei 2018 Abstrak Studi ini mengungkap bagaimana realitas tradisi hileyia dalam masyarakat Kota Gorontalo, bagaimana wujud dakwah kultural dalam tradisi hileyia, serta apa efek dakwah kultural dalam tradisi hileyia pada masyarakat Kota Gorontalo. Pendekatan studi ini bersifat kualitatif yang mengungkap dakwah kultural dalam tradisi hileyia pada masyarakat Kota Gorontalo. Melalui studi ini digambarkan bagaimana dakwah disebarluaskan melalui medium budaya seperti tradisi hileyia. Dari hasil penelitian terungkap bahwa tradisi hileyia adalah suatu gambaran hubungan antara orang yang hidup dan yang sudah meninggal. Tradisi yang secara harfah berarti pindah ini ditandai dengan berpindahnya seorang manusia dari dunia ini ke alam kubur karena sebab kematian. Hal ini diikuti dengan berpindahnya para keluarga dan kerabat dalam tempo tertentu ke rumah duka, beraktivitas secara bersama-sama yang diisi dengan doa arwah dan aktivitas kehidupan lainnya dengan tujuan untuk menghibur keluarga yang berduka. Tradisi hileyia dalam masyarakat Kota Gorontalo adalah sebuah tradisi yang memiliki nilai-nilai dakwah kultural. Hal ini diyakini karena tradisi hileyia mengandung pesan-pesan kebajikan yang bisa disebar luaskan melalui perantaraan tradisi ini. Dakwah kultural yang disebarluaskan melalui tradisi hileyia memiliki efek positif dalam masyarakat Kota Gorontalo. Efek positif ini antara lain kepedulian sosial, keikhlasan dalam berbagi, serta rasa persaudaraan yang tinggi. Efek sosial ini dipandang sebagai modal sosial (social capital) yang sangat berkontribusi dalam membangun harmoni sosial dalam masyarakat terlebih dalam konteks masyarakat Kota Gorontalo yang plural. Kata kunci: dakwah, kultural, tradisi, Hileyia, Gorontalo Abstract: Tis study explores how the reality of hileyia tradition in the society of Gorontalo city, how the form of cultural da’wah in hileyia tradition, and what the efect of cultural da’wah in hileyia tradition in the society of Gorontalo city. Tis study is qualitative research which reveals the cultural da’wah in hileyia in the society of Gorontalo city. Te study describes how da’wah disseminated through cultural media such as hileyia tradition. Te research result reveals that hileyia is a picture of the relationship between the living and the dead. Hileyia which means a move is characterized by the moving of a man from this world to the grave due to death. Tis is marked by the moving of families and relatives within a certain time to the home of bereaved family to do activities together as spiritual prayer and other life activities in order to entertain the bereaved family. Hileyia tradition in the society of Gorontalo city is a tradition which has values of cultural da’wah. It is believed because hileyia tradition contains right messages that can be disseminated through the intermediary of this tradition. Cultural da’wah which is disseminated through hileyia tradition has positive efects in the society of Gorontalo city. Tese positive efects include social awareness, sincerity in sharing, as