TEKNOLOGI DAN KEJURUAN, VOL. 40, NO. 2, SEPTEMBER 2017: 181-192 Widiyanti, Solichin, dan Yoto adalah Dosen Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang: Jl. Semarang No. 5 Malang 65145. Email: widiyanti.ft@um.ac.id. Alamat Kampus: Jl. Semarang No. 5 Malang 65145. 181 KERJASAMA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DAN INDUSTRI (STUDI KASUS PENDIDIKAN KELAS INDUSTRI SMK NASIONAL MALANG DENGAN ASTRA HONDA MOTOR) Widiyanti Solichin Yoto Abstrak: Salah satu cara peningkatan mutu lulusan SMK Nasional adalah dengan melaksanakan pendidikan kelas industri bekerjasama dengan PT Astra Honda Motor. Oleh karena itu perlu dideskripsikan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi, dan (4) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan; pendidikan kelas kerjasama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada Semester ganjil 2016/2017 di SMK Nasional Malang. Hasil penelitian menggambarkan terdapat kerjasama yang berkategori baik antara ke- dua pihak dalam hal: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi, dan (4) men- dapat dukungan yang positif dari komite sekolah dan warga sekolah (guru, staf admi- nistrasi, dan karyawan), serta industri. Faktor penghambat terungkap dari faktor sis- wa, yaitu meliputi: motivasi dan semangat belajar yang rendah. Kata-kata Kunci: kerjasama, SMK, kelas industri, PT. AHM Abstract: The Cooperation between Vocational High School and Industry (Case Study of Educational Industrial Class of SMK National Malang and Astra Honda Motor). One way to improve the quality of SMK Nasional graduates is to conduct educational industrial class in cooperation with PT Astra Honda Motor. Therefore, it is important to describe: (1) planning, (2) implementation, (3) evaluation, and (4) supporting and inhibiting factors of the implementation of education industrial class. This research uses a qualitative approach, particularly case study research. The research was conducted in odd semester of academic year 2016/2017 at SMK Nasional Malang. The results of the study illustrate good collaborations between the two parties in terms of: (1) planning, (2) implementation, and (3) evaluation, and (4) achieving positive support from school committees and school members (teachers , administration staff, and employees), as well as industry. The inhibiting factors are revealed from the student factors, which include: motivation and low learning spirit. Keywords: cooperation, SMK, industrial class, PT. AHM roses Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional telah mengadakan perubahan paradigma sejak tahun 1999, yaitu: dari supply driven ke demand driven, dari academic oriented ke job P