ORIGINAL RESEARCH published: 29 Maret 2021 doi: 10.21070/jkmp.v9i1.1561 ANALYSIS OF CAREER DEVELOPMENT PROGRAMS AND EMPLOYEE WORK MOTIVATION IN MADIUN INSTITUTIONS ANALISIS PROGRAM PENGEMBANGAN KARIR DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA INSTANSI DI KOTA MADIUN Erika Sari Yulianti*, Satrijo Budiwibowo, Elly Astuti Universitas PGRI Madiun ISSN 2338-445X (online) ISSN 2527-9246 (print) Edited by: Sulikah Asmorowati Reviewed by: Gede Sandiasa and Lely Indah Mindarti *Correspondence : Erika Sari Yulianti Erikasari61@gmail.com Published :29 Maret 2021 Citation: Yulianti ES et.al (2021) ANALYSIS OF CAREER DEVELOPMENT PROGRAMS AND EMPLOYEE WORK MOTIVATION IN MADIUN INSTITUTIONS. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik). 9:1. doi: 10.21070/jkmp.v9i1.1561 ABSTRACT This study aims to determine the HR development program of employees through career development, motivation. This study uses a qualitative descriptive research Case Study with eight respondents, namely: Head of Agency, Head of Formation, Development and Administration of Personnel, Head of Education and Training, Head of Staff Mutation, and four Employees. The results of this study are that career development programs and systems implemented in 2018 are good enough but not perfect because they do not have a clear pattern that still follows the merits system of the government, and motivation can be said to be good because there are rewards to employees and relationships between employees conducive. Keywords: Human Resources, Career Development Program, Motivation PENDAHULUAN Badan Kepegawaian Daerah merupakan salah satu instansi yang mempunyai tupoksi sebagai penyelenggara pengembangan karir menyeluruh dalam seluruh instansi Dinas Kota Madiun tidak hanya berfokuskan pada satu organisasi saja. Badan Kepegawaian Daerah Kota Madiun memiliki pegawai hasil mutasi dari intansi lain di Kota Madiun, mutasi tersebut terjadi ketika ada pegawai yang melakukan pengajuan mutasi dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang yang diampu. Dalam proses kenaikan pangkat terjadi ketika adanya formasi yang kosong serta adanya pegawai yang memiliki kompetensi yang sesuai kriteria yang telah ditetapkan, dan biasanya masa jabatan berlaku kurang lebih lima tahun. Dari hasil data observasi, dalam Laporan Capaian Kinerja Triwulan IV pada tahun 2018 Badan Kepegawaian Daerah Kota Madiun dapat dijelaskan bahwa terdapat program-program pendukung berdasarkan target dan realisasi, namun dapat ditangkap salah satu permasalahan yaitu dimana Prosentase Peningkatan SDM Aparatur dituliskan dari 100% target yang ingin dicapai namun hanya terealisasi 90.1%. Hal tersebut dapat dilihat bahwa SDM tersebut juga berhubungan dengan pengembangan karir yang memiliki sasaran dalam meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan keterampilan aparatur, dan juga BKD merupakan instansi yang memiliki tugas sebagai penyelenggara pengembangan karir di seluruh Karisidenan JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik) | ojs.umsida.ac.id/index.php/ 10 Maret 2021 | Volume 9 | Issue 1