Sport Science and Health, 3(5), 2021, 294306 ISSN: 2715-3886 (online) DOI: 10.17977/um062v3i52021p294-306 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Survei Kemampuan Kondisi Fisik Peserta Kegiatan Ekstrakurikuler Bolabasket Sekolah Menengah Atas Rista Dole*, Siti Nurrochmah Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang No. 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia *Penulis korespondensi, Surel: dolerista@gmail.com Paper received: 3-5-2021; revised: 24-5-2021; accepted: 28-5-2021 Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji keadaan kemampuan kondisi fisik peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMAN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan survei bentuk deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 30 peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMAN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang. Pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran bentuk tes yaitu tes kemampuan kondisi fisik berupa tes kecepatan, kelincahan, dan daya ledak (otot lengan dan tungkai). Hasil analisis data pada kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMAN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang tes kecepatan untuk putra 53,3 persen termasuk kategori “sedang”, sedangkan untuk putri 36,7 persen kategori “sedang”. Tes kelincahan untuk putra 33,3 persen pada kategori “sedang”, sedang untuk putri 73,3 persen kategori “sedang”. Tes daya ledak otot lengan untuk putra 53,3 persen kategori “sedang”, sedangkan untuk putri 33,3 persen kategori “sedang”. Tes daya ledak otot tungkai untuk putra 33,3 persen termasuk kategori “sedang”, sedangkan untuk putri 40 persen kategori “baik”. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pada peserta kegiatan ekstrakurikuler bolabasket SMAN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang lebih dominan pada kategori “sedang”. Kata kunci: kondisi fisik; ekstrakurikuler; bolabasket 1. Pendahuluan Bolabasket adalah salah satu olahraga paling popular didunia, penggemarnya yang berasal dari segala usia merasakan bahwa bolabasket adalah olahraga menyenangkan, kompettitif, mendidik, menghibur, dan menyehatkan. Keterampilan-keterampilan perseorangan seperti tembakan, umpanan, dribble, lay up maupun rebound, serta kerja sama tim untuk menyerang ataupun bertahan merupakan syarat agar berhasil dalam memainkan olahraga ini. Roji & Yulianti (2014) berpendapat bahwa permainan bolabasket adalah permainan olahraga yang beregu terdiri atas dua tim beranggota lima orang dan saling bertanding untuk mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Permainan bolabasket adalah salah satu cabang olahraga yang sering diselenggarakan di hampir setiap sekolah yang menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler. Peserta kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya dikenalkan permainan bolabasket saja. Namun akan diberikan materi-materi secara detail yang berkaitan dengan bola basket, mulai dari peraturan permainan bolabasket, teknik dasar, strategi bermain, serta kondisi fisik. Kondisi fisik adalah satu kesatuan utuh dari komponen-komponen yang tidak dapat dipisahkan begitu saja, baik peningkatan maupun pemeliharaannya. Artinya seluruh komponen kondisi fisik harus dikembangkan (Amiq 2016). Secara umum kondisi fisik yang diperlukan dalam masing-masing olahraga adalah sama, artinya setiap cabang olahraga memerlukan kondisi fisik dalam usaha mencapai prestasi yang optimal, begitu halnya dalam olahraga basket. Seorang dinyatakan dalam keadaan kondisi fisik yang baik kalau ia mampu