Pengaruh Variasi Jarak Tiang Bor Pada Tanah Lempung Terhadap Daya Dukung Dengan Metode Analisis Dearman Hasiholan Saragih 1 ; Dyah Pratiwi Kusumastuti 2 1, 2 Program Studi Teknik Sipil-Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Institut Teknologi PLN 2 dyah.pratiwi@itpln.ac.id ABSTRACT The location of the rigid clay layer that has sufficient bearing capacity is generally located at a considerable depth, so that the bored pile foundation is the choice that is often used. The bearing capacity of the bored pile foundation group is influenced by the pile-forming material, the distance between the piles, the number of piles used and the pile arrangement. The variation of the distance used in the bored pile group will cause a stress zone and can cause major collapse around the foundation. The analysis of the bearing capacity efficiency of the bored pile group used the Converse Labarre method with the variation of the distance between the bored piles being 2.5D and 3D and the calculation of settlement using the Vesic method. The results of the study using a bored pile diameter of 1 meter, the efficiency of bearing capacity at a distance of 2.5D and 3.0D was 4721,851 tons and 5057 tons, respectively. Based on these results, the distance of 2.5D is the arrangement of the selected bored pile group with a settlement of 267,199 meters.. Keywords: efficiency of bearing capacity, settlement, bored pile, distance ABSTRAK Letak lapisan tanah lempung kaku yang memiliki daya dukung cukup umumnya terletak pada kedalaman yang cukup jauh, sehingga pondasi tiang bor menjadi pilihan yang sering digunakan. Daya dukung pada kelompok pondasi tiang bor dipengaruhi oleh bahan pembentuk tiang, jarak antar tiang, banyaknya tiang yang digunakan dan susunan tiang. Variasi jarak yang digunakan pada kelompok tiang akan menyebabkan zona tegangan serta dapat menimbulkan keruntuhan tamah disekitar pondasi. Analisis efisiensi daya dukung kelompok tiang bor digunakan metode Converse Labarre dengan variasi jarak antar tiangbor yang digunakan adalah 2,5D dan 3D serta perhitungan penurunan menggunakan metode Vesic. Hasil penelitian dengan menggunakan diameter tiang 1 meter didapatkan efisiensi daya dukung pada jarak 2,5D dan 3,0D berturut-turut adalah 4721,851 ton dan 5057 ton. Berdasarkan hasil tersebut maka jarak 2,5D merupakan susunan kelompok tiang bor yang dipilih dengan penurunan sebesar 267,199 meter. Kata kunci: efisiensi daya dukung, penurunan, tiang bor, jarak