149 Dharma Raflesia Unib Tahun XIV, Nomor 2 Desember 2016 APLIKASI ON FARM RESEARCH TEKNOLOGI MIKRONUTRISI UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA ANGGOTA KELOMPOK TANI MICRONUTRITIONAL TECHNOLOGY ON FARM RESEARCH APPLICATION TO IMPROVE FARMER’S HOUSEHOLD INCOME Oleh: Heri Dwi Putranto 1) , Yossie Yumiati 2) , Novitri Kurniati 3) 1) Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu 2) Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dehasen Bengkulu 3) Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu Email: heri_dp@unib.ac.id ABSTRACT Cattle has been widely captived as a livestock in Indonesia. Unfortunately, eventhough the Ministry of Agriculture Republic of Indonesia launched a national program called Program Swasembada Daging Sapi dan Kerbau since 2014, the program result did not reach as high as targeted. Previous IbM program cooperated with Warga Rukun II Farmers Group located at Lokasi Baru Village, Air Periukan District, Seluma Regency, Bengkulu Province. Based on result of on farm research applied in site, the treatment of micronutritional supplemen (3 %) on cattles was feasible to be applied and it gave farmers a household income improvement. Keywords: farmers group, household income, micronutritional technology PENDAHULUAN Masalah utama peternak dan anggota kelompok tani Warga Rukun II di Desa Air Lokasi Baru Kecamatan Air Periukan yaitu rendahnya angka kesuksesan reproduksi sapi potong berdasarkan rendahnya angka kelahiran (31 pedet per 80 ekor betina). Salah satu solusi yang sederhana, ekonomis dan ramah lingkungan yang ditawarkan adalah pemanfaatan tanaman tradisional. Apalagi ketersediaan tanaman katuk cukup banyak dijumpai di lahan kebun dan sawah petani di lokasi kegiatan IbM dan belumnya dimanfaatkan. Mengingat ketersediaan tanaman katuk yang cukup banyak dan belum termanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat selain untuk sayur dalam kehidupan sehari-hari, maka aplikasi hasil penelitian berupa utilisasi mikronutrisi suplemen tradisional (tanaman katuk) pada ternak ruminansia potong untuk memperbaiki status reproduksi, meningkatkan populasi ternak potong sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu selayaknya dapat diterapkan. Sebagai solusi permasalahan mitra, kegiatan IbM ini akan menerapkan teknologi utilisasi mikronutrisi suplemen tradisional yang merupakan hasil dari kegiatan penelitian