154 INERSIA, Vol. X No.2, Desember 2014 EVALUASI STREET FURNITURE LAMPU JALAN DI KORIDOR KAWASAN MALIOBORO, YOGYAKARTA Dwi Sisilia Saputri 1 , Retna Hidayah 2 retna.hidayah@uny.ac.id ABSTRACT This study aims to evaluate street furniture street lamp in the Malioboro area through an aesthetic stand point, placement and lighting quality. Factors that make Malioboro be valued and made a deep impression in the hearts of the people, the street furniture street lamp function adds to the beauty of Malioboro at night. The existence of street lights should be in accordance with the purpose of planning, so as to provide safety, comfort and strengthen the character of an area. This study used survey method. Data collected through the measurement results, and direct observation in the Malioboro area. The results showed that: (1) the design of lampposts have a design detail, aesthetic, and gives the impression and feel of high-value works of art; (2) the color of white light is less to show the impression of beauty and reduce the region's identity; (3) Placement of signage looks crowded, disturbing viewpoint and identity elements of street lights; (4) the placement of the distance between the lights are still very far apart, yet give a strong character to the aesthetics; (5) lighting quality meets the standard of lighting levels, but should consider the main purpose of planning. Keywords: Aesthetics, identity, light path. PENDAHULUAN Kawasan Malioboro merupakan salah satu tempat wisata utama di kota Yogyakarta yang banyak dikunjungi baik wisatawan domestik maupun mancanegara dan merupakan kawasan perdagangan utama yang semakin berkembang pesat. Kawasan ini sudah ditetapkan oleh Gubernur DIY sebagai Kawasan Cagar Budaya, yang dikenal sebagai kawasan komersial yang banyak menyimpan nilai-nilai budaya, Estetika, dan masyarakatnya yang ramah, bersahabat dan memiliki kesantunan. Ada banyak faktor yang membuat Malioboro menjadi bernilai dan memiliki kesan mendalam sebagai kawasan estetis dan berbudaya di hati masyarakat, diantaranya didukung oleh desain fasad bangunan pertokoan, signage (penanda jalan) yang dibuat dari huruf aksara, dan yang paling berkesan dalam menambah keindahan Malioboro di malam hari adalah street furniture penerangan Lampu jalan dengan komponennya yang sarat akan budaya dan unsur seni yang khas menggambarkan watak Yogyakarta. Keberadaan street furniture penerangan Lampu jalan yang didukung oleh desain dan penataan yang tepat akan membentuk kesan place dan memberikan ciri khas Identitas budaya lokal kawasan yang sangat perlu dilestarikan dan diperhatikan sesuai dengan tujuan awal perencanaannya. Menurut Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) kawasan Malioboro tahun 2013, tujuan utama keberadaan street furniture penerangan Lampu jalan, yakni sebagai suatu elemen dalam pelestarian bentuk-bentuk bernuansa khas Malioboro yang memberikan fungsi Estetika dan Identitas terhadap budaya lokal kota Yogyakarta. Selain itu, dalam penerapannya juga berfungsi sebagai layanan penerangan terhadap pengguna kendaraan yang melintasi jalan, sehingga diharapkan dapat membuat masyarakat melewati kawasan sepanjang jalan malioboro dengan aman, nyaman dan merasakan kesan Malioboro sebagai kawasan indah dan berbudaya yang dapat membedakannya dengan kawasan lain. 1 Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta 2 Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY