JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 7, No. 2 (2018), 2337-3520 (2301-928X Print) G65 Abstrak—Kepadatan penduduk diprediksi dimasa depan akan semakin meningkat. Kepadatan penduduk memiliki hubungan yang erat dengan kebutuhan akan pangan. Ketika kebutuhan pangan tidak dapat mengimbangi kepadatan penduduk tersebut akan berdampak terjadinya krisis ketahanan pangan. Banyak wilayah yang semakin tahun mengalami pembangunan sangat pesat dan menjadi sebuah perkotaan padat. Bidang pertanian merupakan bidang yang terkena dampaknya. Permasalahan pertanian yang diangkat adalah lahan yang semakin sempit, iklim yang semakin tidak stabil, dan ketertarikan profesi yang semakin menurun. Penulis mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut dengan sebuah desain arsitektur yang memiliki fungsi ruang untuk mencukupi ketersediaan pangan pada lingkup yang ditentukan dan berdampingan dengan fungsi ruang publik dan ruang wisata di kehidupan perkotaan pada umumnya. Pendekatan desain yang digunakan adalah green building untuk menjadikan bangunan yang berusaha menuju ramah lingkungan sebagai batasan sudut pandang mendesain dan metode desain hybrid architecture untuk mengolah konsep mengenai program secara makro, metode desain context analysis untuk mengolah konsep transformasi bentuk bangunan, dan metode ecological architecture untuk mengolah konsep elemen desain mengenai green technology yang digunakan menjadi bagian detail dari bangunan. Kata Kunci—Ketersediaan Pangan, Ruang Pertanian, Ruang Publik, Ruang Wisata, Green Building I. PENDAHULUAN EPADATAN penduduk merupakan perbandingan dari jumlah penduduk dibagi dengan luas wilayahnya, atau pengertian lainnya adalah, ketika terlalu banyaknya jumlah penduduk mendiami suatu wilayah sehingga dapat menimbulkan permasalahan-permasalahan pada wilayah tersebut [1]. Jumlah penduduk dunia di masa depan membuat bumi akan lebih sesak dari perkiraan sebelumnya. Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke 4. Proyeksi pada tahun 2013 jumlah penduduk telah mencapai 249,9 juta jiwa, dan pada tahun 2035 diperkirakan akan mencapai 305,7 juta jiwa [2]. Proyeksi lebih jauh menyebutkan pada tahun 2050 bumi Indonesia akan dihuni oleh sekitar 321,4 juta jiwa [3]. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses Integrasi Program Ruang Pertanian, Ruang Publik, dan Ruang Wisata Dalam Perancangan Bangunan Vertical Urban Agriculture di Surabaya Deny Indra Prasetyo dan Asri Dinapradipta Departemen Arsitektur, Fakultas Arsitektur, Desain, dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: asdina_p@arch.its.ac.id K Gambar 1. Perspektif Eksterior. Gambar 2. Aksonometri Ruang.