Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 10, No.2, Desember 2009, hlm. 199 - 214 ANALISIS STRATEGI PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN PANGAN SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA DI SULAWESI SELATAN Jasmal A. Syamsu 1 Agustina Abdullah 1 1 Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar E-mail: jasmals@yahoo.com ABSTRACT Vector Auto Regression (VAR) is an analysis or statistic method which can be used to predict time series variable and to analyst dynamic impact of disturbance factor in the variable system. In addition, VAR analysis is very useful to assess the interrela- tionship between economic variables. This research through the following test phases: unit root test, test of hypothesis, Granger causality test, and form a vector autoregresion model (VAR). The data used in this research is the GDP data and budget data of South Sulawesi in the period 1985-2004. The research aims to analyze the interrelationship between public expenditure and economic growth in South Sulawesi. The result showed statistically significant in economic growth (PDRB) influence public expenditure (APBD), however, not vice versa. Otherwise, for the need of APBD prediction, the used of lag 4 was the optimum model based on the causal relationship to PDRB. Key word: hubungan kausalitas, belanja publik, pertumbuhan ekonomi, Vector Auto Regression (VAR) analysis PENDAHULUAN Paradigma pembangunan peternakan adalah terwujudnya masyarakat yang sehat dan pro- duktif serta kreatif melalui peternakan tang- guh berbasis sumberdaya lokal. Untuk men- capai paradigma tersebut dilakukan berbagai misi yaitu (1) menyediakan pangan asal ter- nak, (2) memberdayakan sumberdaya ma- nusia peternakan, (3) meningkatkan penda- patan peternakan, (4) menciptakan lapangan kerja peternakan, dan (5) melestarikan dan memanfaatkan sumberdaya alam, yang seca- ra keseluruhannya selaras dengan program pembangunan pertanian yaitu membangun ketahanan pangan dan mengembangkan sek- tor agribisnis pertanian Selanjutnya pengem- bangan di bidang peternakan dilakukan mela- lui strategi pengembangan pilar peternakan utama yaitu pengembangan potensi ternak dan bibit ternak, pengembangan pakan ter- nak, serta pengembangan teknologi budida- ya. Ketiga pilar utama peternakan terkait oleh sanitasi dan kesehatan ternak serta pe- ningkatan industri dan pemasaran hasil pe- ternakan, pengembangan kelembagaan usaha dan keterampilan peternak serta kawasan pengembangan peternakan. Peternakan di Indonesia pada dasarnya dapat dikelompokkan dalam empat kategori yaitu (a) usaha peternakan bersifat pre indus- tri dimana usaha bersifat subsisten, semua aktivitas dilakukan oleh peternak, hampir