Abstrak
Masalah penelitian adalah bagaimana perbedaan jalan kaki dengan intensitas sedang dan intensitas
tinggi terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM. Tujuan penelitian adalah
untuk mengetahui perbedaan jalan kaki dengan intensitas sedang dan intensitas tinggi terhadap
penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM. Metode penelitian adalah eksperimen semu.
Sampel penelitian adalah anggota paguyuban DM “Ngudi Waluyo”, Kabupaten Purbalingga
sebanyak 36 orang. Jalan kaki dengan intensitas sedang dengan kecepatan 4 km/h atau 2,5 mph
dan dicapai Denyut Nadi Target (DNT) sebesar 75% x (200-umur). Jalan kaki dengan intensitas
tinggi dengan kecepatan 5 km/h atau 3,2 mph dan dicapai Denyut Nadi Target (DNT) sebesar
200–umur–10. Instrumen penelitian adalah treadmill, lembar penjaringan sampel, buku panduan
dan monitoring, dan fotometer. Analisis data menggunakan uji t-berpasangan dan repeated Anova
(α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara jalan kaki dengan intensitas
sedang (p=0,001) dan tinggi (p=0,001) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM
ringan (kadar glukosa darah sewaktu <250 mg/dl). Simpulan penelitian adalah ada perbedaan
antara jalan kaki dengan intensitas sedang dan tinggi terhadap penurunan kadar glukosa darah
pada pasien DM ringan.
WALKING INTENSITY TOWARD THE DECREASE OF BLOOD GLUCOSE LEVELS
Abstract
Research problem was how diferent moderate intensity and high intensity walking to decrease blood
glucose levels in diabetic patients. Research purpose was to determine diferences in moderate-intensity
and high intensity walking to decrease blood glucose levels in diabetic patients. Research method was
a quasi-experiment. Research sample were members of the DM community “Ngudi Waluyo”, Purbal-
ingga many as 36 people. Moderate intensity walking at 4 km/h speed or 2.5mph and achieved target
pulse Denyut Nadi Target (DNT) by 75%x(200-age). High intensity walking at 5km/h speed or 3.2mph
achieved target pulse Danyut Nadi Target (DNT) by 200-age-10. Te research instruments were a
treadmill, netting samples sheet, guide and monitoring books, and a photometer. Data analysis using a
paired t- test and repeated ANOVA (α=0.05). Te result showed there was diference between moderate
intensity (p=0.001) and high intensity walking (p=0.001) to decrease blood glucose levels in mild dia-
betes patients (blood glucose levels as <250 mg/dl). Conclusion, there was diference between moderate
and high intensity patients to decrease blood glucose levels in mild diabetes mellitus patients.
© 2013 Universitas Negeri Semarang
ISSN 1858-1196
KEMAS 8 (2) (2013) 106-112
Jurnal Kesehatan Masyarakat
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas
INTENSITAS JALAN KAKI TERHADAP PENURUNAN KADAR
GLUKOSA DARAH
Lukman Fauzi
Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Progam Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Indonesia
Info Artikel
Sejarah Artikel:
Diterima September 2012
Disetujui Oktober 2012
Dipublikasikan Januari 2013
Keywords:
Walking;
Intensity;
Blood glucose level
Alamat korespondensi:
Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta, 55281
Email: fauzi.fetp@gmail.com