Ranah Volume 5 Nomor 1 Juni 2016 | 74 KOSAKATA WARNA BAHASA SUNDA (PENDEKATAN METABAHASA SEMANTIK ALAMI) Vocabulary of Colours in Sundanese Language (Natural Semantic Metalanguage Approach) Santy Yulianti Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Poe-el: itnaz@yahoo.com PENDAHULUAN Warna adalah bentuk visual yang ada dalam kehidupan manusia yang ada sejak zaman dulu. Bukti-bukti zaman pra sejarah pada lukisan di goa-goa seperti di Yunani, Romawi kuno, dan piramida Mesir menunjukkan peran warna sangat mempengaruhi pesan yang disampaikan. Pada perkembangannya, warna menjadi sarana ekspresi yang terus berevolusi dan salah satu media komunikasi yang signifikan, khususnya bagi seniman. Warna juga Abstak Pada kesempatan ini penulis menggunakan pendekatan Metabahasa Semantik Alami (Natural Semantic Metalanguage) untuk mendekripsikan warna dalam bahasa Sunda yang dipadankan dengan bahasa Indonesia. Warna menjadi bahasan yang menarik untuk dianalisis karena kosakata warna dalam setiap bahasa memiliki keunikannya tersendiri. Warna dalam bahasa Sunda banyak dipengaruhi oleh keadaan alam. Berdasarkan pada pendekatan MSA, kosakata warna diklasifikasikan berdasarkan warna dasar, tanda alam dan keterangan/kata sifat. Penulis melihat adanya makna asali kosakata warna yang dapat diperoleh dengan memperbandingkan dengan kosakata warna bahasa Sunda dan bahasa Indonesia. Warna dasar dalam bahasa Sunda memiliki perbedaan dengan bahasa Indonesia. Bahasa Sunda awalnya tidak mengenal konsep warna biru sebagai warna dasar. Selain itu, variasi warna dalam bahasa Sunda sangat rapat, seperti warna hijau yang memiliki banyak ciri dengan menggunakan tanda alam dan kata sifat. Kata kunci: Metabahasa Semantik Alami, kosakata warna, dan keadaan alam. Abstract Natural Semantic Metalingua is the approach that is used in this writting to describe colours in Sundanesse compared with Indonesian. Colours is an interesting topic in this area because colours in every language has their own uniqueness. Colours in Sundaness are influenced by natural condition. Based on Natural Semantic Metalanguage, the colours of Sundaness are classified into three categories, i.e. basic colours, natural condition, and adjektive/adverb. The writer found an interesting original meaning of colours of both Sundaness and Indonesian. Basic colours in Sundaness has one dissent with Indonesian, the colour of Blue. Sundaness originally do not know the concept of blue. In addition, colour in Sundaness has tight gradation, such as the concept of green which use natural condition and adjective to describes its density. Key words: Natural Semantic Metalingua, Colours, and natural condition