Jurnal Agroekoteknologi . E-ISSN No. 2337- 6597 Vol.4. No.4, Desember 2016. (618) :2202 - 2211 2202 Uji Perbedaan Sistem Jajar Legowo Terhadap Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) Pada Lahan Sawah Tadah Hujan. The row spacing system on varieties of rice (Oryza sativa L.) in rain fed field Serlyones Kafisa, Lisa Mawarni*, Rosmayati Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian USU, Medan 20155 *Corresponding Author : Email : fp_lisa@yahoo.co.id ABSTRACT The row spacing system on varieties of rice (Oryza sativa L.) in rain fed field, guided by Lisa Mawarni and Rosmayati. This research is to know the differences effect of row spacing system to growth and production of rice plant in rain water paddy field. This research had done at Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, North Sumatera with the 50 meters of sea level, from April until August 2015. This research used split-plot design with two factors and three replicates. The first factor was row spacing system (square, row spacing 2:1, row spacing 4:1). The second factor was varieties (Ciherang, Mekongga, and IR 64). The result show that the planting system effect was not significant to all parameters but the varieties significantly influence the high plant, tiller numbers, leaf length , weight of panicle per sample, weight of 1000 grain, weight of grain per panicle and production per plot. The interaction significantly influence for plant height 2,3 and 6 weeks after planting (wap), numbers of tillers 2,5 and 6 wap, and weight of grain per panicle. The highest production variety was Ciherang 3,84 kilograms per areas (4,5 m²) and the lowest production was IR 64 variety 2,92 kilograms per areas. Key words: row spacing, varieties, rice plant ABSTRAK Uji Perbedaan Sistem Jajar Legowo Terhadap Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) pada Lahan Sawah Tadah Hujan, dibimbing oleh Lisa Mawarni dan Rosmayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sistem jajar legowo dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada beberapa varietas tanaman padi di lahan sawah tadah hujan. Penelitian dilakukan di lahan sawah tadah hujan, Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Sumatera Utara dengan ketinggian 50 m dpl mulai bulan April hingga Agustus 2015. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu sistem tanam jajar legowo (tegel, jajar legowo 2:1, jajar legowo 4:1) dan faktor kedua yaitu varietas padi (Ciherang, Mekongga, dan IR 64). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah amatan, tetapi perlakuan varietas berpengaruh nyata pada peubah amatan tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang daun bendera, berat malai per sampel, berat 1000 gabah, berat gabah per malai, berat produksi per anak petak dan interaksi keduanya berpengaruh nyata pada peubah amatan tinggi tanaman minggu ke 2, 3 dan 6 minggu setelah tanam (MST), jumlah anakan minggu ke 2, 5 dan 6 MST dan peubah amatan berat gabah per malai. Produksi per anak petak (4,5 m²) tertinggi pada varietas Ciherang (3,84 kg) dan terendah (2,92 kg) pada varietas IR 64. Kata kunci: jarak tanam, varietas, padi PENDAHULUAN Produksi padi wilayah Sumatera Utara pada tahun 2014 sebesar 3,63 t/ha gabah kering giling, turun sebesar 96.210 ton dibanding