1848 Kontribusi Kesenian Jaranan Turonggo Yakso sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (Suatu Kajian Etnografi) Roki’ Amrullah 1 , Mohammad Zainuddin 2 , Sri Untari 3 1 Pendidikan Dasar-Universitas Negeri Malang 2 Keguruan Sekolah Dasar dan Prasekolah-Universitas Negeri Malang 3 Pendidikan Kewarganegaraan-Universitas Negeri Malang INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 15-05-2020 Disetujui: 21-12-2020 Abstract: The focus of this research is (1) analyzing Jaranan Turonggo Yakso Arts based on the social science concept point of view, (2) adjusting Jaranan Turonggo Yakso Arts with basic IV social competence class IV, and (3) making a map of Jaranan Turonggo Yakso Art competence as a source of social studies learning class IV. This research procedure uses Spradley's ethnographic approach. Jararan Turonggo Yakso art is in accordance with the importance of the topic of the material on the competence of student achievement. Abstrak: Fokus penelitian ini yaitu (1) menganalisis Kesenian Jaranan Turonggo Yakso berdasarkan sudut pandang konsep ilmu sosial, (2) menyesuaikan Kesenian Jaranan Turonggo Yakso dengan kompetensi dasar IPS kelas IV, dan (3) membuat peta kompetensi Kesenian Jaranan Turonggo Yakso sebagai sumber belajar IPS kelas IV. Prosedur penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi milik Spradley. Kesenian Jararan Turonggo Yakso sesuai dengan kepentingan topik materi pada kompetensi capaian peserta didik. Kata kunci: jaranan turonggo yakso of art; social sciences; ethnographic studies; kesenian jaranan turonggo yakso; ilmu pengetahuan sosial; kajian etnografi Alamat Korespondensi: Roki’ Amrullah Pendidikan Dasar Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang E-mail: rockyoungest@gmail.com Budaya berpartisipasi dalam pendidikan dasar, budaya memengaruhi persepsi, sikap, dan perilaku kelas peserta didik (Hvitfeldt, 1986). Seni tradisional merupakan identitas budaya dari sebuah komunitas manusia, yang memiliki peran spesifik secara sosial dan ritual sebagai fasilitator untuk harapan dan doa mereka (Irianto, 2017). Kesenian adalah topik yang unik dalam model dan strategi belajar ketika diintegrasikan ke dalam pembelajaran (Lee & Cawthon, 2015). Kesenian sebagai salah satu budaya tradisional menjadi salah satu faktor yang secara positif memengaruhi kinerja akademis anak-anak sekolah dasar, enkulturasi secara langsung terkait dengan keberhasilan sekolah (Whitbeck et al., 2020). Kesenian Jaranan Turonggo Yakso berawal dari upacara Baritan (bubar ngarit tanduran) atau setelah panen, bertujuan untuk mensyukuri hasil panen dengan cara membagikan kepada bumi dan saling berbagi kepada yang membutuhkan (Widyanto Kurniadi, & Wahida, 2019b). Ciri khas Turonggo Yakso dilihat dari bentuk eblek bagian atas tubuh berwujud raksasa dan bagian bawah tubuh berwujud kuda (Perkasa & Prasetyo, 2018). Peran penari Turonggo Yakso terbagi menjadi pemain Barongan, Celeng, dan penari penunggang kuda berkepala raksasa (Wisang, 2019). Kesenian tradisional seperti Turonggo Yakso dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran dikarenakan memiliki materi berdasarkan peristiwa yang mengajarkan nilai kehidupan (Alaz, Suryani, & Djono, 2018). Turonggo Yakso adalah kajian sejarah yang dianggap bisa diintegrasikan untuk sumber belajar ilmu pengetahuan sosial. Sumber belajar sendiri itu dapat diidentifikasikan sebagai pesan, orang, data, fakta, ide, benda, teknik, dan latar yang dapat menimbulkan kegiatan belajar (Abdullah, 2012). Turonggo Yakso berpotensi menjadi sumber belajar bagi ilmu pengetahuan sosial. Ilmu pengetahuan sosial memiliki ruang lingkup dan karakter program studi sosial yang sangat bervariasi. Ilmu pengetahuan sosial didefinisikan sebagai sejumlah konsep disiplin ilmu sosial, seperti sejarah, geografi, psikologi, ekonomi, sosiologi, antropologi, dan ekonomi yang dipadukan dan disederhanakan untuk kepentingan pembelajaran (Nelson, 2001). Ilmu sosial disederhanakan untuk tujuan pedagogik yang berarti memberikan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis terhadap kondisi sosial masyarakat yang dinamis kepada peserta didik (Tryon, 1983). Tersedia secara online http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN: 2502-471X DOAJ-SHERPA/RoMEO-Google Scholar-IPI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 5 Nomor: 12 Bulan Desember Tahun 2020 Halaman: 1848—1853