ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA TERUSIK PADA LIRIK LAGU “USIK” KARYA FEBY PUTRI DALAM SEMIOTIK ROLAND BARTHES Oleh: Vania Arista Ekaputri 19201241071 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 ABSTRAK Artikel ini mengkaji makna terusik pada lirik lagu “Usik” karya Feby Putri melalui analisis semiotik Roland Barthes. Adapun makna yang diungkapkan adalah makna denotasi, konotasi, dan mitos. Dalam kajian ini digunakan teori semioyika Roland Barthes untuk menjelaskan denotasi, konotasi, dan mitos dari makna “terusik” yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode cara berpikir induktif, yaitu cara berpikir dari khusus ke umum. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen. Hasil kajian semiotik terhadap lirik lagu “Usik” sebagai berikut. Makna denotasi dari lirik lagu “Usik” adalah keinginan penulis menyampaikan keadaan orang-orang tunarungu atau hambatan pendengaran sebagai gambaran bahwa diperlukannya perhatian kepada orang-orang dengan gangguan pendengaran dan sering kali mendapat deskriminasi. Konotasinya penulispun pernah merasakan deskriminasi dari teman-temannya bahwa cita-citanya tidak akan tergapai dan sering mendapat deskriminasi dari teman-temannya tersebut. Makna mitosnya, pencipta lagu ingin menyampaikan bahwa setiap orang merasakan deskriminasi dan memiliki tekanannya tersendiri, tidak selalu berjalan baik dalam hidupnya tetapi Tuhan itu baik. Kata kunci: makna, semiotika lirik, lagu I. PENDAHULUAN Komunikasi merupakan kegiatan yang mutlak dilakukan oleh seluruh umat manusia sebagai makhluk sosial untuk berinteraksi terhadap sesamanya. Komunikasi dilakukan untuk menyampaikan pesan kepada orang lain dengan tujuan agar orang lain memahami maksud pesan yang disampaikannya dan memiliki pengetahuan yang sama. Pertukaran simbol merupakan salah satu proses penyampaian pesan dalam komunikasi. Herusatoto dalam buku “Semiotika Komunikasi” mengatakan bahwa symbol ( symbolos) merupakan tanda atau ciri yang memberitahukan sesuatu hal kepada seseorang (Sobur,