JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2013) 1-6 1 Abstrak— Dalam rangka mengurangi arus harmonisa dalam sistem kelistrikan distribusi industri, maka dikembangkan matrik harmonic similarity untuk menetapkan strategi yang efisien mengurangi harmonisa pada sistem kelistrikan industri. Harmonic similarity mempunyai kemampuan dalam menentukan alokasi penempatan filter pasif harmonisa. Dalam tugas akhir ini perhitungan dan simulasi menggunakan software Matlab dan Etap 7. Data tegangan harmonisa yang diperoleh dari Etap 7 akan diolah pada Matlab yang selanjutnya akan diketahui nilai harmonic similarity-nya, setelah itu lokasi pemasangan filter pasif harmonisa single tuned dapat diketahui. Dari percobaan yang dilakukan selama tugas akhir, bus HV 31 memiliki hasil yang paling bagus untuk mengurangi harmonisa pada setiap bus yang ada. Kata Kunci— Sistem kelistrikan industri, Harmonic similarity (HS), Single tuned fiilter. I. PENDAHULUAN erkembangan sistem kelistrikan industri saat ini sangatlah pesat. Sayangnya dengan semakin pesatnya perkembangan sistem kelistrikan industri, semakin banyak pula peralatan- peralatan non-linier yang terhubung dengan sistem kelistrikan industri [1]. Sifat non-linier inilah yang menciptakan gangguan harmonisa dalam sistem kelistrikan. Salah satu cara yang sering digunakan dalam menekan gangguan harmonisa adalah dengan pemasangan filter pasif. Pemasangan filter harmonisa adalah metode yang paling umum dan sering digunakan dalam mengurangi arus harmonisa [2]. Dalam penerapan harmonic similarity nilai yang dibutuhkan hanyalah tegangan harmonisa tiap bus [3]. Strategi ini tidak tergantung dimana sumber arus harmonisa berasal dan parameter dari sumber harmonisa itu sendiri. Seperti yang dijelaskan, sebuah filter dikatakan berhasil adalah dengan meminimalkan jumlah pemakaian filter dan jumlah tempat pemasangan filter [4]. Penerapan matrik harmonic similarity ini digunakan untuk menentukkan dimana filter pasif tersebut akan diletakkan. Diharapkan dengan penggunaan harmonic similarity ini dapat mengurangi harmonisa pada sistem kelistrikan pabrik tuban III PT. Semen Gresik. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan program Matlab 2011 dan Etap 7. Simulasi dilakukan pada plant pabrik tuban III PT. Semen Gresik yang terhubung langsung dengan sumber PLN 150 kV. Software ini mampu menyajikan data yang berhubungan dengan peletakan filter. II. SISTEM KELISTRIKAN INDUSTRI A. Single Line Diagram Pabrik Tuban III PT. Semen Gresik Single Line Diagram (SLD) yang digunakan untuk studi penempatan filter harmonisa pasif adalah pabrik tuban III PT. Semen Gresik. Pada sistem ini daya terbangkitkan oleh sumber dari PLN 150 kV pada bus 1, dan mempunyai level tegangan yang sama dengan bus main ss. Tegangan diturunkan oleh trafo tegangan menuju tegangan 20 kV. Selanjutnya dari bus HV 31, tegangan akan dialirkan menuju masing-masing substation yaitu HV 07, HV 08, HV 09, HV 10 dan HV 11. Gambar 1. Sistem kelistrikan industri pabrik tuban III PT. Semen Gresik. Selanjutanya setelah dari HV 07-HV 11 terhubung dengan beban ER16 sampai ER 20. Berikut ini daftar beban yang terhubung. Electrical Room 16A : Limestone Crusher Tuban 3 Electrical Room 16B : Raw Mill Feed Tuban 3 Electrical Room 17 : Raw Mill dan Aux. Raw Mill Electrical Room 18 : Kiln Feed,Burner dan Cooler Electrical Room 19 : Coal Mill Burner dan Cooler Electrical Room 20 : Clinker Grinding Tuban 3 Electrical Room 22 : Utility Alokasi Filter Harmonisa Pasif Pada Sistem Distribusi Industri Dengan Menggunakan Harmonic Similarity David Chandra Septianto, Ontoseno Penangsang, dan Heri Suryoatmojo Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 E-mail: ontosenop@ee.its.ac.id , suryomgt@ee.its.ac.id P