KERAGAMAN FENOTIPIK GENERASI F2 EMPAT CABAI HIBRIDA PADA LAHAN ORGANIK (Capsicum annuum L.) PHENOTYPIC VARIANCE F2 GENERATION OF FOUR GENOTYPES HYBRID RED PEPPER (Capsicum annuum L.) ON ORGANIC FARMLAND Mukhammad Rommahdi *) , Andy Soegianto, Nur Basuki Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145, Jawa Timur, Indonesia *) Email : rommahdi@gmail.com ABSTRAK Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan tanaman hortikultura yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat pada dampak negatif dari penggunaan bahan kimia pertanian yang berlebihan tersebut, kini perhatian masyarakat perlahan mulai bergeser ke pertanian organik yang berwawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman fenotipik generasi F2 empat cabai hibrida pada lahan organik yang dilaksanakan di Desa Torongrejo, Kec. Junrejo, Kota Batu dari Agustus 2013 - Januari 2014. Penelitian disusun dengan menggunakan metode deskriptif terdiri dari empat genotipe yang diulang enam kali sehingga didapatkan dua puluh empat petak percobaan dengan total populasi 480. Plot merupakan satu bedengan yang terdiri dari dua baris tanaman. Budidaya dilakukan secara organik dengan menggunakan pestisida organik dan tumpangsari dengan seledri. Keragaman pada karakter waktu berbunga, umur panen, tinggi tanaman, tinggi dikotomus, lebar kanopi, diameter batang, jumlah panen dan panjang buah berkategori rendah untuk keempat varietas. Pada jumlah buah pertanaman, HotChilli memiliki kategori tinggi. Sementara ketiga lainnya memiliki kategori agak rendah. Pada bobot buah per tanaman, Gada memiliki kategori rendah. Sementara ketiga lainnya memiliki kategori agak rendah. Untuk diameter buah, Gada memiliki kategori agak rendah.Sementara ketiga lainnya memiliki kategori rendah. Untuk tebal daging buah, Superhot memiliki kategori agak rendah. Sementara ketiga lainnya memiliki kategori rendah. Untuk ketahanan penyakit genotipe Gada dan Jenggo memiliki daya tahan yang lebih baik daripada Superhot dan HotChilli. Kata Kunci : Cabai Merah, Keragaman Fenotipik, Ketahanan Penyakit, Lahan Organik. ABSTRACT Red Pepper (Capsicum annuum L.) is a highly desirable horticultural crops by the people of Indonesia. With the increasing public awareness on the negative impacts of agricultural chemical use is excessive, the public attention is now slowly starting to shift to environmentally sustainable agriculture. This study aims to determine the phenotypic diversity of the four F2 generation hybrid chili on organic land held in the Torongrejo, Junrejo, Batu from August 2013 -January 2014 study prepared by using descriptive method consists of four genotypes were repeated six times to obtain twenty-four experimental plots with total population of 480. The plot is a raised bed consisting of two rows of plants. Cultivation is done organically by using organic pesticides and intercropped with celery. Diversity in the character of flowering time, harvest time, plant height, height dichotomous, canopy width, stem diameter, number and length of the fruit harvest low category for the four varieties. On the number of fruit crops, HotChilli have high category. While the other three have a rather low category. On fruit weight per plant, Gada has a low category. While the other three have a rather low category. For fruit diameter, Gada has a low category. While the other three have a lower category. For thick flesh, superhot have