8 Arista Gunawat dan Wenny Artanty Nisman. Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol. 8 No. 1, April 2021: 8–17 ARTIKEL PENELITIAN Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Dismenorea di SMP Negeri di Yogyakarta Arista Gunawat 1 , Wenny Artanty Nisman 2 1 Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia 2 Staf Pengajar Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia Korespondensi: aristagunawat@gmail.com Submisi: 25 Mei 2021; Revisi: 22 Maret 2021; Penerimaan: 29 Maret 2021 ABSTRACT Background: The prevalence of incidence primary dysmenorrhea in Indonesia reaches 72,89 %. The level of dysmenorrhea varied among teenage girls from mild, moderate, to severe pain. There are various factors afectng the level of dysmenorrhea include age, nutritonal status, age of menarche student, age of menarche her mother, the pain menarche, menstrual cycle, duraton menstruaton, body conditon before menstruaton, dysmenorrhea frequency, duraton dysmenorrhea and disrupton of actvity. Objectve: To know the factors correlated with level of dysmenorrhea among students in one of Junior High School in Yogyakarta. Method: This was observatonal research with cross sectonal study and instruments used were questonnaire. This research conducted on Mei 2016. Total populaton was 195 students with 74 as minimum sample. Sampling technique used was purposive sampling and the study involved 94 students as sample. Results adn Discussion: Factors associated with the level of dysmenorrhea were pain during menarche, dysmenorrhea frequency and disrupton of the actvites of the female students in one of the Junior High School in Yogyakarta. Factors not related to the level of dysmenorrhea were age, nutritonal status, age of menarche student, age of menarche her mother, menstrual cycle, duraton menstruaton, body conditon prior to menstruaton and duraton of dysmenorrhea of the female students in one of the Junior High School in Yogyakarta. Conclusion: Factors associated with level of dysmenorrhea was pain of menarche, dysmenorrhea frequency and disrupton of the actvites of the female students. Keywords: dysmenorrhea level; menstruaton; teenage girl ABSTRAK Latar Belakang: Prevalensi kejadian dismenorea primer di Indonesia mencapai 72,89 %. Tingkat dismenorea pada remaja putri berbeda-beda, mulai dari ringan, sedang dan berat. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi tngkat dismenorea diantaranya adalah umur, status gizi, umur menarche anak, umur menarche ibu, nyeri menarche, siklus menstruasi, lama menstruasi, kondisi badan sebelum menstruasi, frekuensi dismenorea, lama dismenorea dan terganggunya aktvitas. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tngkat dismenorea siswi di salah satu SMP Negeri di Yogyakarta. Metode: Penelitan observasional dengan pendekatan cross sectonal study dengan menggunakan instrumen kuesioner. Penelitan ini dilaksanakan pada bulan Mei 2016. Jumlah populasi adalah 195 siswi dengan teknik purposive sampling sampel minimal 74 siswi, sedangkan sampel yang dapat diambil dan memenuhi kriteria inklusi berjumlah 94 siswi. Hasil dan Pembahasan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan tngkat dismenorea adalah nyeri menarche, frekuensi dismenorea dan terganggunya aktvitas pada siswi di salah satu SMP Negeri di Yogyakarta. Faktor-faktor yang tdak berhubungan dengan tngkat dismenorea adalah umur, status gizi, umur menarche anak, umur menarche ibu, siklus menstruasi, lama menstruasi, kondisi badan sebelum menstruasi, dan lama dismenorea pada siswi disalah satu SMP Negeri di Yogyakarta. Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan tngkat dismenorea adalah nyeri menarche, frekuensi dismenorea dan terganggunya aktvitas. Kata Kunci: Menstruasi; Remaja Putri; Tingkat Dismenorea Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol 8 No 1 – April 2021 ISSN 2302-836X (print), ISSN 2621-461X (online) Tersedia online di htps://jurnal.ugm.ac.id/jkr DOI: 10.22146/jkr.56294