57 Jakarta, Role Model Integrasi Tranportasi Publik Di Indonesia Amrun Rosyid, M. Ikhsan Setiawan, Ronny Durrotun Nasihien, Mohd Adib Mohd Razi, Muhammad Isradi, Achmad Muchayan, Elok Damayanti, Tubagus Purworusmiardi, Dani Harmanto, Agus Sukoco Email: amrun.rosyid@narotama.ac.id A. Kebutuhan Integrasi Transformasi Publik di Indonesia Pesatnya globalisasi saat ini juga telah mempengaruhi tingkat mobilitas penduduk di kota-kota di seluruh dunia. Tingkat mobilitas juga harus diimbangi dengan keberadaan transportasi yang merupakan kebutuhan primer setiap individu dalam melakukan berbagai aktivitas. Transportasi merupakan aspek penting yang berfungsi sebagai urat nadi kehidupan dan mobilitas ekonomi, sosial, politik, dan penduduk untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor masyarakat (1). Transportasi merupakan pendukung dari hampir semua lapangan usaha. Ketika kegiatan usaha mengalami penurunan, maka maka akan berdampak pada penurunan aktivitas dalam industri tranportasi. Gambar 1 menunjukkan pertumbuhan PDB beberapa lapangan usaha, termasuk juga dalam lapangan usaha transportasi dan pergudangan. Gambar 1 Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (2) Dapat dilihat bahwa lapangan usaha industri dan pergudangan mengalami kontraksi paling besar pada Triwulan II-2020 dan Triwulan I-2021. Pada periode ini, mayoritas PDB dari lapangan usaha yang ada mengalami kontraksi. Pada Triwulan II-2021, PDB Industri Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan positif. Hal ini disebabkan pada periode ini, hampir semua sektor lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif. Pulau Jawa masih menjadi pusat perekonomian Indonesia. Kondisi ini diilustrasikan pada Gambar 2. Kontribusi Pulau Jawa terhadap PDB sebesar 57,92% dari PDB Indonesia Cara Mengutip tulisan: Rosyid, A., Setiawan, M. I., Nasihien, R. D., Razi, M. A. M., Isradi, M., Muchayan, A., Damayanti, E., Purworusmiardi, T., Harmanto, D., & Sukoco, A. (2021b). Jakarta, Role Model Integrasi Tranportasi Publik Di Indonesia. In eMobility | Sustainable Mobility, Public Transportation,And GIS Technology To Support Regional Development In Indonesia (Pertama, pp. 57–81). IPEST.