EkoNiKa | Vol. 4, No. 2, September 2019 : 111-125 Analisa Jabatan dan .. (Nugroho & hariyanto)
Doi : http://dx.doi.org/10.30737/ekonika.v4i2.422 P-ISSN : 2502-9304
E-ISSN : 2581-2157
© 2019 Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri |111
Analisa Jabatan dan Penataan Kompetensi : Studi Kasus pada
Perusahaan Agrobisnis di Surabaya
Widya Satriyo Nugroho
1
V. Heru Hariyanto
2
Program Pendidikan Magister Psikologi Profesi Universitas Surabaya
wid.satriyo@gmail.com
ABSTRACT
Job analysis was a process to systematically collect information regarding works to be done by a
job holder. Job analysis process generate job description, including competencies needed. Aim of
this research was to review existing job descriptions of a Division in PT. X, and also deterimining
behavior competencies needed by the job holders. Researchers used qualitative approach, with
interview and literature review as data colleting methods. From this research, researchers
formulated revisions on job descriptions, and determining 4 (four) competencies each for core
and specific competencies needed on the samples.
Keyword(s) : Job analysis, job desctiption, core competency, specific competency
ABSTRAK
Analisa jabatan merupakan sebuah proses untuk menggali informasi secara sistematis terkait
pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh seorang pemangku jabatan. Analisa jabatan akan
menghasilkan uraian pekerjaan, termasuk kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk melakukan ulasan (review) atas uraian pekerjaan yang dimiliki oleh
pegawai Divisi Sarana Produksi dan Pengembangan Areal di PT. X, serta menentukan kompetensi
perilaku yang dibutuhkan oleh pemangku jabatan. Metode yang dipergunakan dalam penelitian
ini adalah metode kualitatif, dengan menggunakan wawancara dan studi literatur. Melalui
penelitian ini, peneliti merumuskan perbaikan uraian tanggung jawab, serta masing-masing 4
kompetensi inti dan spesifik yang dibutuhkan pada sampel jabatan.
Kata Kunci : Analisa jabatan, Uraian pekerjaan, kompetensi inti, kompetensi spesifik
PENDAHULUAN
Manajemen sumber daya manusia merupakan sebuah pendekatan strategik,
terintegrasi, dan menyeluruh terhadap kepegawaian, pengembangan, dan kesejahteraan
individu yang bekerja dalam organisasi (Armstrong & Taylor, 2014). Dessler (2011)
mendefinisikan manajemen sumber daya manusia sebagai rangkaian proses untuk
memperoleh, mengembangkan, mengevaluasi, dan memberikan kompensasi bagi
pegawai, dengan memperhatikan hubungan kerja, kesehatan dan keselamatan, serta
keadilan. Berdasarkan hal tersebut, maka salah satu fungsi manajemen sumber daya
manusia adalah untuk memastikan organisasi memiliki pegawai yang bertalenta, terampil,
terikat (engaged), serta memiliki motivasi tinggi yang dibutuhkan untuk perkembangan
organisasi dan mempertahankan keuntungan kompetitif (Armstrong & Taylor, 2014).