MIMBAR AGRIBISNIS Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. Januari 2021. 7(1): 352-376 352 PARTISIPASI PETANI DALAM PROGRAM PENGEMBANGAN JAGUNG HIBRIDA (Suatu Kasus Pada Kelompoktani Di Desa Mulyasari Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur) FARMER PARTICIPATION IN THE HYBRID CORN DEVELOPMENT PROGRAM (Case Of Farmer Group In Mulyasari Village, Mande Sub District, Cianjur Regency) Muthiara Hasna*, Dika Supyandi Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Bandung Sumedang KM. 21 *E-mail: muthiarahasna@gmail.com (Diterima 13-11-2020; Disetujui 29-12-2020) ABSTRAK Jagung merupakan komoditas multiguna, permintaan akan kebutuhan jagung terutama sebagai bahan baku pakan ternak terus meningkat. Pada tahun 2015 Kementerian Pertanian melakukan terobosan untuk mencapai swasembada jagung, dan juga ke depan menjadikan Indonesia sebagai lumbung jagung dunia. Pemerintah mengembangkan jagung hibrida ke setiap daerah yang memiliki potensi pengembangan termasuk Kabupaten Cianjur. Kecamatan Mande merupakan salah satu kecamatan dengan produksi jagung cukup besar dan terdapat perusahaan yang memproduksi pakan ternak dimana keberadaannya merupakan bentuk kerjasama Kementerian Pertanian dengan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) dalam upaya penyerapan jagung lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi petani dalam program pengembangan jagung hibrida, mengetahui jenis partisipasi yang diberikan oleh petani dalam program pengembangan jagung hibrida. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan sampel sebanyak 82 responden. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Analisis data menggunakan statistika deskriptif perhitungan skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani dalam program pengembangan jagung hibrida tergolong dalam kategori baik. Jenis partisipasi yang diberikan petani yaitu berupa tenaga, pemikiran, keterampilan, barang dan uang. Kata kunci: Jagung Hibrida, Partisipasi, Petani, Program ABSTRACT Corn is a multipurpose commodity, the demand for corn needs especially as a raw material for animal feed continues to increase. In 2015, the Ministry of Agriculture made a breakthrough to achieve self-sufficiency in corn and make Indonesia as the world of corn granary in the future. The government developed hybrid corn to every area that had development potential including Cianjur Regency. Mande Subdistrict is one of the districts with quite large corn production and there are company that produce animal feed where its existence was a form of cooperation between the Ministry of Agriculture and the Association of Animal Feed Companies (GPMT) as an effort to absorb local corn. This study aimed to explain the level of farmer participation, determine the type of participation which provided by farmers in the hybrid corn development program. The sample in this study used simple random sampling technique with a sample of 82 respondents. The design used quantitative design with survey method. Data analysis used descriptive statistics with the scoring. The results showed that the level of farmer participation in the hybrid corn development program was in the good category. The types of participation provided by farmers are in the form of energy, thoughts, skills, goods and money. Keywords: Farmer, Hybrid Corn, Participation, Program