* Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unversitas Sam Ratulangi Manado, e-mail : + Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi 73 Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik : Volume III Nomor 2 April 2015 PEMETAAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Ristanto Faldy * Wulan P. J. Kaunang, A. J. Pandelaki + Abstract Dengue hemorrhagic fever is an acute, febrile disease which is found in tropical areas with a geographical spread similar to malaria. Dengue fever is infected to humans by the Aedes aegypti mosquito. Data from the Health Department of North Minahasa showed that there were 129 patients, with 3 deaths, in 2013. Data from January 2014 showed that there were 66 patients. The purpose of this study was to determine the spread of DF and DHF by mapping it with GIS in North Minahasa. This resesrch is conducted as an analytic descriptive study with purposive sampling method. The sample, 100 people, were taken from the District Health Office of North Minahasa. Instruments used in this research are secondary data, GPS, and ArcView GIS, as a data processor in mapmaking. The secondary data was obtained from 2013 and 2014, in which there were 128 people spread across 10 districts of North Minahasa. The results in 2014 concluded that Kalawat District has the most number of dengue patients. It is advised to the health officers in the North Minahasa Health Deparent to diligently inspect areas that have the most patients. Preparation to combat anemergench case, such as an outbreak, is also urged. Keywords: Dengue, GIS, Mapping. Abstrak Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang ditemukan di daerah tropis dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Demam berdarah disebabkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes Asegypti. Dari data dinas kesehatan Kabupaten Minahasa Utara tahun 2013 terdapat 129 penderita yang meninggal sebanyak 3 orang. Data dari Januari 2014 sebanyak 66 penderita.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemetaan penyebaran penyakit DBD dengan GIS di Kabupaten Minahasa Utara Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif analitik dengan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang yang diambil dari data sekunder Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara Instrumen penelitian yang digunakan menggunakan data sekunder, GPS, dan Arc View GIS sebagai pengolah data dalam pembuatan peta. Data yang digunakan adalah data pada tahun 2013 dan 2014 di mana terdapat 128 penderita yang tersebar di 10 kecamatan Kabupaten Minahasa Utara. Dari hasil penelitian menunjukkan disimpulkan bahwa pada tahun 2014 kecamatan yang memiliki jumlah penderita DBD paling banyak terdapat di Kecamatan Kalawat. Dari kesimpulan tersebut, disarankan untuk petugas Dinas Kesehatan Kab. Minut sering melakukan pemeriksaan di wilayah yang memiliki jumlah penderita paling banyak serta lebih sering melakukan pemeriksaaan dalam kesiapan keadaan darurat guna memberantas KLB/ wabah Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, GIS. Pemetaan