Multidisciplinary Journal - Volume 3, Nomor 1, Juli 2020
© Multidisciplinary Journal– ISSN: xxxxxx, xxxxx, All rights reserved
11
Contents list available at Multidisciplinary Journal website
Multidisciplinary Journal
Journal homepage: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/multijournal
Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan Di Kampung Tangguh
Semeru Perumahan Mastrip Kabupaten Jember
Evaluation of Health Protocols implementation in Kampung Tangguh Semeru, Mastrip Jember
Fariha Mariroh
1
, Ari Rizki Racheshi
2
, Endah Putri
3
, Nonik Aisyah Rohman
4
, Weni Widiyasari
5
, Isa Ma’rufi
6
1-6
Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember
Korespondensi: fariharika02@gmail.com
ABSTRAK. Virus Corona merupakan virus jenis baru yang saat ini tengah menggemparkan dunia, karena telah menginfeksi ribuan
juta orang di dunia dalam waktu singkat. Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya penanggulangan covid-19, salah
satunya melalui program Kampung Tangguh Semeru. Salah satu Kampung Tangguh Semeru di Kabupaten Jember yaitu Perumahan
Mastrip RW 18-21 Kecamatan Sumbersari. Rasa kebersamaan dan gotong royong yang tinggi menjadikan Perumahan Mastrip
menjadi kampung percontohan penanggulangan covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi jalannya protokol
kesehatan yang telah diterapkan di Kampung Tangguh Semeru Perumahan Mastrip. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif serta menggambarkannya secara deskriptif-analitik. Hasil penelitian didapatkan penerapan protokol kesehatan di
Kampung Tangguh Semeru Perumahan Mastrip sudah dijalankan dengan baik. Indikator kesadaran masyarakat, portal penjagaan,
lumbung pangan, dan bidang kesehatan sudah cukup baik, kelengkapan posko kampung tangguh, bidang keamanan, dan inovasi
sudah berjalan dengan baik.
Kata Kunci: Corona Virus; Evaluasi; Kampung Tangguh.
ABSTRACT. Corona virus is a new variety of virus which shocks the world for its infections on millions of people all over the world
in just a short period of time. Indonesian Government has put its greatest effort to deal with COVID19 by Kampung Tangguh
Semeru (SEMERU RESILIENT KAMPONG). One of Kampung Tangguh Semeru in Jember Regency is Perumahan Mastrip RW 18-21
Kecamatan Sumbersari. High level of solidarity and communal mutual cooperation has made the area as the pilot area for COVID19
countermeasures. This research has purpose to evaluate the implementation of health protocol in the piloted residential area.
Qualitative and descriptive analytic approach is employed during the research. The findings indicate that health protocol has been
implemented well in SEMERU TOUGH KAMPONG Mastrip Residence. The good implementation of indicators is evident in its people
awareness, security portals, food availability, security, and innovation.
Keywords: corona virus, evaluation, Kampung Tangguh (Resilient Kampong)
1. Pendahuluan
Coronavirus merupakan kelompok virus yang menjadi
sorotan dunia untuk saat ini. Nama virus corona berasal
dari bahasa latin “corona” yang berarti mahkota. Nama
corona mengacu pada karakteristik virion yang tampak oleh
mikroskop elektron dengan bentuk permukaan besar dan
bulat [1]. Virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan,
China pada 31 Desember 2019 kemudian diidentifikasi
oleh pihak berwenang China sebagai virus jenis baru yang
disebut 2019-nCoV. Kemunculan virus corona berawal dari
sebuah pasar di Kota Wuhan. Sebanyak 375 orang di pasar
makanan laut Huanan terserang infeksi virus dengan gejala
yang sama yaitu demam, lemas, batuk kering, dan sesak
nafas [2,3].
World Health Organization (WHO) menetapkan
Coronavirus Disease (covid-19) menjadi pandemi global
pada 11 Maret 2020. Data epidemiologi mencatat sebanyak
216 negara terinfeksi, dengan 62.069.154 pasien
terkonfirmasi positif, dan telah lebih dari 1.450.870 orang
meninggal (CFR 3,2%) di seluruh dunia akibat dari infeksi
virus ini [4]. Kasus pertama covid-19 di Indonesia pada
tanggal 2 Maret 2020. Pemerintah Indonesia secara resmi
mengumumkan terdapat 2 WNI positif terpapar covid-19.
Angka kasus covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan
yang signifikan, dengan penambahan ±2.000 kasus positif
di setiap harinya. Hingga Oktober 2020, jumlah confirmed
cases di Indonesia sebanyak 522.581 dengan pasien
sembuh 442.000 serta pasien meninggal sebanyak 16.646
jiwa [5]. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk
penanganan covid-19, antara lain dengan peningkatan 3T
(Testing, Tracing, dan Treatment), meningkatkan
ketersediaan reagen, PCR, dan APD, memberikan edukasi