1 Abstrak : Arrester merupakan sebuah peralatan yang sangat penting dalam perlindungan terhadap gangguan petir. Jadi permodelan arrester sangat diperlukan untuk menganalisa kemampuan arrester dengan menggunakan perangkat lunak komputer. Tugas akhir ini menganalisa efek stray capacitance yang timbul pada arrester terhadap kinerja arrester 150kV. Stray capacitance yang timbul didapatkan dengan menggunakan Finite Element Methods (FEM) standar IEC. Dengan menggunakan metode tersebut didapatkan nilai stray capacitance dari arrester tersebut sebesar 733,3 pF. Hasil perhitungan tersebut akan digunakan untuk mensimulasikan kinerja arrester tersebut. Hasil simulasi dengan menggunakan perangkat lunak Electromagnetic Transients Program (EMTP) menunjukkan bahwa stray capacitance tersebut berpengaruh pada kecepatan arrester dalam meredam gangguan yang terjadi. Tapi kejadian tersebut tidak berpengaruh terhadap besarnya tegangan sisa yang dihasilkan, dengan didapatkan besarnya nilai error yang terjadi akibat adanya stray capacitance untuk gangguan petir sebesar 350 kV bernilai antara 0,06 % sampai 0,16 %, sedangkan untuk gangguan petir sebesar 500 kV bernilai antara 0,004 % sampai dengan 0,08 %. Kata kunci : Lightning Arrester, Stray Capacitance, Finite Element Methods (FEM), Electromagnetic Transients Program (EMTP) I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia termasuk negara tropis, sehingga Indonesia memiliki intensitas sambaran petir yang cukup tinggi. Sambaran petir yang mengenai sistem tenaga listrik akan menimbulkan tegangan lebih. Tegangan lebih ini akan membahayakan peralatan apabila dibiarkan mengalir pada sistem dan tersalurkan ke beban. Tegangan lebih yang terjadi akibat sambaran petir dapat dipotong dengan arrester sehingga tidak membahayakan peralatan yang terhubung dengannya. Arrester petir memiliki kemampuan mengamankan peralatan listrik dari gangguan surja petir. Alat pengaman ini memiliki nilai tahanan non-linier pada setiap tingkat tegangan dan arus. Data yang terdapat pada datasheet menunjukkan bahwa alat ini memiliki karakteristik dinamis yang penting untuk koordinasi proteksi khususnya proteksi surja petir. Pada penelitian ini menganalisa dan memodelkan kinerja sebuah arrester 150 kV yang dipengaruhi oleh stray capacitance terhadap gangguan gelombang petir yang mengakibatkan tegangan lebih di mana dapat merusak suatu peralatan listrik dengan mengunakan bantuan EMTP (Electromagnetic Transients Program) dan MATLAB. B. Permasalahan Adapun permasalahan yang dibahas dalam tugas akhir ini adalah: Seberapa besar efek yang ditimbulkan akibat adanya stray capacitance terhadap kinerja dari sebuah arrester 150 kV dan pengaruhnya terhadap sistem. II. METODOLOGI DAN PROSEDUR SIMULASI A. Petir Petir merupakan kejadian alam yang biasa terjadi ketika hujan badai disertai guntur dan kadang-kadang pada badai salju, badai debu, letusan gunung berapi, serta pada ledakan nuklir. Kilat yang terjadi ketika hujan badai berasal dari muatan listrik yang timbul dari aliran udara di dalam awan. Terjadinya suatu kilat atau petir didahului oleh adanya awan petir yang pada kejadiannya kita kenal dengan thunderstorm (hujan angin ribut disertai petir dan guruh). Pelepasan muatan listrik dapat terjadi di dalam awan, antara awan dengan awan, dan antara awan dengan bumi tergantung dari kemampuan udara dalam menahan beda potensial yang terjadi. Jenis sambaran petir dibedakan menjadi: 1. Sambaran Langsung Apabila kilat menyambar langsung pada kawat fasa (untuk saluran tanpa kawat tanah) atau STUDI PENGARUH STRAY CAPACITANCE TERHADAP KINERJA ARRESTER TEGANGAN TINGGI 150 KV DENGAN FINITE ELEMENT METHODS (FEM) Septian Ahadiatma, I Gusti Ngurah Satriyadi H,ST,MT, Dr.Eng. I Made Yulistya N,ST,M.Sc Jurusan Teknik Elektro FTI - ITS