JURNAL METAMORFOSA IV (2): 159-163 (2017) J U R N A L M E T A M O R F O S A Journal of Biological Sciences ISSN: 2302-5697 http://ojs.unud.ac.id/index.php/metamorfosa 159 POPULASI DAN KARAKTERISTIK HABITAT BURUNG KOAK KAOK (Philemon buceroides) DI TAMAN WISATA ALAM KERANDANGAN Muhammad Hamdi Iswandi * , Hilman Ahyadi, Islamul Hadi dan I Wayan Suana Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mataram, Jalan Majapahit No. 62, Mataram, Lombok, NTB 83125, Telp. 0370-646506 *email: hamdiiswandibio2012@gmail.com INTISARI Dalam upaya konservasi burung koak kaok ( Philemon buceroides) di Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan yang merupakan salah satu burung yang berstatus terancam punah, maka penelitian tentang populasi dan karakteristik habitat burung tersebut sangat diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada masyarakat di sekitar TWA Kerandangan, pengunjung serta instansi yang bergerak di bidang konservasi. Responden yang diwawancarai adalah dari berbagai kelompok umur, untuk menggali informasi tentang burung koak kaok dari masa lampau hingga kini, dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Setelah metode wawancara, peneliti melakukan observasi di lapangan dengan menjelajahi kawasan TWA Kerandangan pada beberapa lokasi pengamatan yaitu Camping ground (608,82 m 2 ), Selter 2 (613,53 m 2 ), Selter 4 (573,11 m 2 ) dan belakang pos (542,94 m 2 ), dengan penjelajahan antara pukul 06.00-10.00 dan 16.00- 18.00. Kapadatan populasi saat ini hanya 0,18 individu/ha yang tergolong rendah. Di sebabkan karena karakteristik habitatnya didominasi oleh pohon yang tajuknya sangat rapat sehingga burung koak kaok sulit mencari makan ataupun beraktivitas. Kata kunci: Philemon buceroides, konservasi insitu, TWA Kerandangan ABSTRACT In an effort to conserve koak kaok (Philemon buceroides )in Kerandangan Natural Park (KNP) which is one of endangered birds, the research on the bird population and habitat characteristics are greatly needed. This study was using interviews and observation metods. Interviews were conducted to communities around KNT, visitors and agencies working in the field of conservation. Respondents were interviewed are from different age groups, to collect information on the existing koak koak from the past until now, with the number of respondents as many as 30 people. After the interviews, the researchers conducted observations in the field to exploring the KNT at several locations Kerandangan observations in Camping ground (608.82 m 2 ), shelter 2 (613.53 m2), shelter 4 (573.11 m2) and rear posts (542.94 m2), with exploration between the hours of 06:00 to 10:00 and 16:00 to 6:00 p.m.. population density today is only 0.18 individuals / ha which is low. Caused because the characteristics of the habitat is dominated by a very dense canopy of trees so koak kaok difficult feeding or activity Keywords: Philemon buceroides, insitu conservation, TWA Kerandangan