JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 3, No.2, (2014) 2337-3520 (2301-928X Print) A-10 Abstrak—Jalan Insinyur Soekarno menempati urutan pertama sebagai jalan rawan kecelakaan di Kota Surabaya. Salah satu cara untuk mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi adalah dengan mengklasifikasikan jalur lalu lintas sehingga dapat memperlancar arus lalu lintas dan tidak terjadi kemacetan. Pada Tugas Akhir ini dilakukan pengklasifikasian jalur lalu lintas dengan menggunakan metode pewarnaan graf fuzzy. Terdapat 12 simpul yang menggambarkan arus lalu lintas dan 28 sisi mengintepretasikan jalur lalu lintas yang memiliki potensi terjadinya kecelakaan. Hasil yang diperoleh Tugas Akhir ini adalah 4 bilangan kromatik yang mengakibatkan terbentuknya 4 fase lampu lalu lintas dan waktu lampu hijau maksimal yakni 42 detik saat pagi, 40 detik saat siang, dan 43 detik saat sore. Kata Kunci—Pewarnaan graf fuzzy, Klasifikasi jalur lalu lintas, Durasi lampu hijau. I. PENDAHULUAN ALAM dua tahun terakhir ini, Badan Pusat Statistik Indonesia mencatat 117.949 jumlah kecelakaan lalu lintas terjadi di Indonesia dan 29.544 korban meninggal dunia pada tahun 1999-2012 [1]. Tingginya angka kecelakaan lalu lintas ini disebabkan oleh berbagai faktor antara lain kelalaian manusia, kondisi kendaraan, rambu lalu lintas dan infrastruktur jalan. Faktor kelalaian manusia dalam berkendara juga menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas di kota Surabaya. Terbukti dengan adanya data dari Satlantas Polrestabes Surabaya yang menyatakan bahwa 620 kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi sejak Maret hingga Desember 2013 [1]. Cara yang paling penting dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas adalah mengidentifikasi lokasi dimana padat lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas sering terjadi [2]. Oleh karena itu, perlu adanya klasifikasi daerah kecelakaan lalu lintas (accidental zone) agar masyarakat bisa membedakan di bagian jalur lalu lintas mana yang harus diwaspadai, sehingga masyarakat sebagai pengendara bisa mengatur kecepatan berkendara yang aman bagi pengguna jalan dan terhindar dari kecelakaan lalu lintas. Klasifikasi daerah rawan kecelakaan dapat dilakukan dengan menggunakan metode pewarnaan graf fuzzy. Pewarnaan graf fuzzy merupakan perluasan dari pewarnaan graf [3]. Terdapat bilangan asli terkecil k sedemikian hingga simpul-simpul pada sebuah graf fuzzy dapat diwarnai dengan k warna berbeda. Dalam metode ini, jalur lalu lintas akan direpresentasikan menjadi graf fuzzy dan diklasifikasikan berdasarkan jumlah kendaraan yang melewati jalur tersebut. Kemudian akan diperoleh bilangan kromatik sebagai peta daerah rawan kecelakaan waktu lampu hijau maksimal, sehingga Dinas Perhubungan Kota Surabaya bisa mengatur lalu lintas yang paling ideal dan memaksimalkan pengamananan lalu lintas pada daerah rawan kecelakaan. Akibatnya, masyarakat bisa lebih berhati-hati saat melewati daerah padat kendaraan karena terdapat kemungkinan terjadi kecelakaan. Sebastian Prakoso menganalisa daerah rawan kecelakaan dengan memperhatikan riwayat kecelakan yang telah terjadi [2]. Sedangkan pada Tugas Akhir ini, selain menggunakan riwayat kecelakaan lalu lintas sebagai tahap awal penentuan daerah rawan kecelakaan, kemudian penulis akan menggunakan aplikasi pewarnaan graf fuzzy untuk mengklasifikasikan jalur lalu lintas pada daerah rawan kecelakaan di kota Surabaya berdasarkan data yang diperoleh dari Polrestabes Surabaya sejak Maret sampai dengan Desember 2013, Jalan Ir. Soekarno menempati urutan pertama sebagai jalan yang memiliki angka kecelakaan tertinggi setelah Jalan Ahmad Yani dan Jalan Manstrip [1]. Dari klasifikasi tersebut akan diperoleh dan waktu lampu hijau maksimal. II. METODOLOGI PENELITIAN Langkah-langkah yang digunakan untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut : A. Studi Literatur Pada tahap ini telah dipelajari lebih mendalam literarur- literatur mengenai pewarnaan graf fuzzy dan gerak lurus berubah beraturan . B. Pengumpulan Data dan Analisa Data Pada tahap ini telah dilakukan pengamatan langsung pada persimpangan Jalan Ir. Soekarno-Jalan Arief Rahman Hakim- Jalan Kertajaya Indah, sehingga diperoleh data-data yang dibutuhkan sebagai berikut: Aplikasi Pewarnaan Graf Fuzzy untuk Mengklasifikasi Jalur Lalu Lintas di Persimpangan Jalan Insinyur Soekarno Surabaya Sulastri, Darmaji, dan Mohammad Isa Irawan Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember(ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: mii@its.ac.id D