111 PEMANFAATAN CITRA DIGITAL ALOS AVNIR-2 DAN SIG UNTUK EVALUASI SUMBERDAYA LAHAN DI WILAYAH PESISIR BANTUL Rr. Anna Dyah Retno Manuhoro annadyahretno@gmail.com Nurul Khakhim nrl_khakhim@yahoo.com Ibnu Kadyarsi ibnukad@ugm.ac.id Abstract This research purpose to evaluate suitability of land resources in coastal area of Bantul district, Province of D. I. Yogyakarta, based on the assessment of the physical land parameter, results from ALOS AVNIR-2 imagery interpretation for settlements, agriculture, fishing ground, and tourism (coastal recreation) using Arithmetic Matching (AM) and Weight Factor Matching (WFM) in determining the suitability classification of land resources. Image processing of ALOS AVNIR-2 imagery produces a map of land units and coastal land resources data elaborated into several parameters that are visible from the its land resource suitability assessment criteria, produce a percentage of land resources suitability for settlement, agriculture, fishing ground, and tourism are 35,59%, 59,40%, 37,75%, and 21,21% for suitable class (S1). The use of the AM method is not always able to stand on its own but rather require additional use of WFM method. Keywords: Coastal Land Resources, ALOS AVNIR-2 image processing and GIS, Arithmetic Matching (AM) and Weight Factor Matching (WFM). Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian sumberdaya lahan di wilayah pesisir Kabupaten Bantul, Propinsi D.I. Yogyakarta berdasarkan penilaian parameter fisik lahan hasil interpretasi citra ALOS AVNIR-2 untuk permukiman, pertanian, perikanan darat (tambak), dan wisata (rekreasi pantai) menggunakan metode Arithmatic Matching (AM) dan Weight Factor Matching (WFM) dalam menentukan klasifikasi kesesuaian sumberdaya lahan. Berdasarkan pengolahan data citra ALOS AVNIR-2 menghasilkan peta satuan lahan dan data sumberdaya lahan wilayah pesisir diuraikan menjadi beberapa parameter yang dilihat dari kriteria penilaian kesesuaian sumberdaya lahannya menghasilkan persentase kesesuaian sumberdaya lahan untuk permukiman kelas sesuai (S1) 35,59%; untuk pertanian kelas sesuai (S1) yaitu 59,64%; untuk perikanan darat (tambak) kelas sesuai (S1) 37,75%; serta untuk wisata (rekreasi pantai) kelas sesuai (S1) adalah 21,21%. Penggunaan metode AM tidak selalu dapat berdiri sendiri melainkan memerlukan tambahan penggunaan metode WFM. Kata kunci : Sumberdaya lahan pesisir, pengolahan ALOS AVNIR-2 dan SIG, metode AM (Arithmathic Matching) dan WFM (Weight Factor Matching).