Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 1 No.1 Agustus 2020: 37-43 p-ISSN 2798-6942 | e-ISSN 2798-5687 37 Pelatihan Pembuatan Bussiness Plan Bagi Pelaku Umkm Di Kelurahan Mekarsari Sawqi Saad El Hasan 1 , Marsel Maden 2 , Benediktus Misa 3 , Wahyudi 4 1,2,3,4 STEBIS Bina Mandiri Cileungsi, Bogor sawqi@binamandiri.ac.id, Abstrak: Untuk menjalani bisnis, kita memerlukan sebuah perencanaan bisnis yang jelas. Seorang pengusaha, organisasi, atau perusahaan tidak luput dari kegagalan pada saat menjalankan bisnisnya karena salah satu penyebabnya adalah tidak adanya rencana bisnis yang jelas. Rencana bisnis dapat menjadi alat ukur yang efektif untuk berbagai jenis bisnis dalam mengatur tujuan-tujuan ke dalam suatu bentuk yang saling berhubungan, terutama bagi pelaku bisnis baru atau bisnis kecil yang baru merintis. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menjelaskan setiap aspek dari rencana bisnis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kelurahan Mekarsari. Aspek-aspek tersebut adalah rencana organisasi, rencana pemasaran, analisa keuangan dan dokumen keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah menyampaikan hasil dari studi kepustakaan dan pengalaman bisnis dari narasumber pada saat menekuni usahanya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan peningkatan kemampuan bagi pelaku usaha dalam menyusun rencana bisnis dan keuangan. Kata Kunci: Kewirausahaan, Perencanaan Bisnis, UMKM Abstract: To run a business, we need a clear business plan. An entrepreneur, organization, or company does not escape failure when running his business because one of the reasons is the absence of a clear business plan. A business plan can be an effective measuring tool for various types of businesses in organizing goals into an interconnected form, especially for new businesses or small businesses that are just starting out. The purpose of this community service activity is to explain every aspect of the business plan for Micro, Small and Medium Enterprises in Mekarsari Village. These aspects are organizational plans, marketing plans, financial analysis and financial documents. The research method used is to convey the results of the literature study and the business experience of the resource persons when pursuing their business. The result of this community service is to provide increased ability for business actors in preparing business and financial plans. Keywords: Entrepreneurship, Business Plan, SMEs Pendahuluan Skala usaha yang ada di Provinsi Jawa Barat pada saat ini masih didominasi oleh Usaha Mikro Kecil (UMK). Menurut data hasil Sensus Ekonomi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat pada tahun 2016, jumlah usaha ini mencapai lebih dari 4,5 juta usaha atau 98,84 persen dari total usaha non-pertanian di Jawa Barat. Berbagai jenis usaha tersebut mampu menyediakan lapangan kerja di Provinsi Jawa Barat lebih dan sudah mencapai angka 9,7 juta orang atau sekitar 74,07 persen dari total tenaga kerja non-pertanian dapat diserap oleh jenis usaha tersebut. Ketika kita melihat kembali sejarah bangsa Indonesia, keunggulan UMK dapat bertahan dari badai krisis pada tahun 1997-1998 karena berbagai faktor. Faktor yang pertama, biasanya UMK mampu