Jurnal Psikologi Vol. 17 No. 1 April 2018, 44-55 44 GAMBARAN PENGASUHAN IBU DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU ADAPTIF SISWA TUNAGRAHITA Rani Rishanty, Weny Savitry S. Pandia Fakultas Psikologi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jl. Jendral Sudirman No.51, Setiabudi, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930 rani.rishanty@yahoo.com Abstract The purpose of this study is to describe mother’s parenting in developing adaptive ability on children with moderate to severe mental retardation. This research was a qualitative research. The subjects were three mothers who have children with moderate to severe mental retardation at SDLB X Jakarta. The subjects were selected using purposive sampling technique. Data were collected using interview and observation. The observation data was only used to support the suitability of interview data. The results showed that three participants had less positive parenting in developing students' adaptive abilities. This was shown from the acceptance and demandingness of the mother to each child. Three participants taught with verbal and provide direct assistance to student. This situation happens when students was unable to perform daily activities. The subjects also had no specific rules and consequences to support students' adaptive skills. Several factors that influence those condition were unappropriate expectation of mothers with their children and limited knowledge about characteristic of children with mental retardation. Thus, some areas of students' adaptive ability didn’t grow optimally. Keywords: mother’s parenting; adaptive skill; mental retardation; SDLB-C Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pengasuhan ibu dalam mengembangkan perilaku adaptif para siswa tunagrahita sedang hingga berat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang ibu yang memiliki anak tunagrahita sedang hingga berat di SDLB X di Jakarta yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Dari ketiga responden tersebut, peneliti melakukan pengumpulan data dengan teknik wawancara dan observasi, yang mana data observasi dianggap sebagai data penunjang kesesuaian data wawancara. Dilihat dari hasil penelitian, ketiga partisipan menampilkan pengasuhan yang kurang positif dalam mengasah perilaku adaptif siswa. Hal ini dilihat dari respon ibu serta aturan yang kurang tepat dalam mengasah perilaku adaptif ketiga siswa tunagrahita. Ketiga partisipan cenderung menampilkan pengajaran secara verbal serta memberikan bantuan langsung kepada siswa saat siswa tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari. Ketiga partisipan juga tidak memiliki aturan serta konsekuensi tertentu dalam mendukung perilaku adaptif siswa. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi hasil tersebut, antara lain adanya harapan yang kurang sesuai dengan karakteristik anak, pengetahuan partisipan yang terbatas terkait pengasuhan anak tunagrahita, serta keyakinan diri mereka yang kurang terkait pengasuhan anak tunagrahita. Kondisi ini yang berdampak pada beberapa area perilaku adaptif siswa nampak belum berkembang. Kata kunci: pengasuhan ibu; perilaku adaptif; tunagrahita; SDLB-C PENDAHULUAN Setiap orangtua menginginkan anak yang sehat tanpa kekurangan satu apapun. Namun pada kenyataannya, beberapa anak terlahir dengan kondisi disabilitas atau pada masa perkembangannya mengalami disabilitas. Berdasarkan hasil pencatatan Badan Pusat Statistik (Kementerian Sosial, 2015), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Pada tahun 2013 tercatat 5,8 juta penduduk Indonesia yang mengalami disabilitas. Angka ini terus mengalami peningkatan hingga 9,46 juta penduduk di tahun 2015. Peningkatan terbesar berada pada individu penyandang tunagrahita. Dilihat dari pengertiannya, anak-anak dengan penyandang tunagrahita dapat dikategorikan sebagai anak yang memiliki keterbatasan dalam fungsi intelektual serta perilaku