1 P ISSN: 2086 - 4604 E ISSN: 2549 - 8819 © 2018 Departemen Biologi FMIPA Unhas Perbandingan Sistem Hidroponik Antara Desain Wick (Sumbu) dengan Nutrient Film Tehnique (NFT) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Ipomoeaaquatica Ridha Nirmalasari dan Fitriana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya Jl. G.Obos Komplek Islamic Center Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia, 73112 Telp. 0536-3226356 Fax. 3222105 Email: iainpalangkaraya@kemenag.go.id Web: http://www.iain-palangkaraya.ac.id email: ridha.nirmalasari@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pertumbuhan tanaman kangkung yang ditanam pada desain wick dan NFT serta mengetahui desain hidroponik yang lebih efektif diantara dua sistem tersebut untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman kangkung. Metode yang dilakukan yaitu eksperimen kuantitatif dengan analisis data uji t-Test:Paired Two Sample For Means ( dua sampel berpasangan). Penelitian dilakukan selama dua minggu dengan satu minggu penyemaian dan satu minggu pengukuran. Parameter yang diamati adalah jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan tinggi batang. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tanaman kangkung pada desain hidroponik wick lebih baik dibandingkan dengan desain NFT. Pertumbuhan tanaman kangkung pada desain wick dapat dikatakan lebih baik karena pada desain ini masing-masing tempat hidroponik hanya diisi oleh satu tanaman kangkung sehingga penyerapan larutan nutrisi dapat terjadi secara lebih optimal. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan tanaman kangkung pada desain wick dan NFT. Kata kunci: Hidroponik, Kangkung Ipomoea aquati,; Desain NFT, Desain wick Comparison of Hydoponic System Between Wick Design With NFT Design on Kangkung Growth Ipomoea aquatica Abstract This study aims to find out the comparison of the growth on wick and NFT designs and to know the hydroponic design more effective between the two systems to optimize the growth of kangkung plants. The method used is quantitative experiment with t-Test test data analysis: Paired Two Sample For Means (two paired samples). The study was conducted for two weeks with one week of seeding and one week of measurement. The parameters observed were number of leaves, leaf length, leaf width, and stem height. The results showed that the growth of kangkung plants in hydroponic wick design is better than the NFT design. The growth on wick design can be said better because in this design each hydroponic place is only filled by one kangkung plant so that the absorption of nutrient solution can occur more optimally. This study proves that there are differences in the growth of kangkung plants in wick and NFT design. Keywords: Hydroponic, Kangkung Ipomoea aquatic, NFT Design, Wick Design Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan 9 (18) (2018) 1 - 7 Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan http://journal.unhas.ac.id