COMMUNITY EMPOWERMENT Vol.6 No.9 (2021) pp. 1685-1688 p-ISSN: 2614-4964 e-ISSN: 2621-4024 1685 Upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi hasil petani jagung di Desa Sidomulyo, Samarinda Ruspita Sihombing , Anni Fatmawati, Rakhel Lia Politeknik Negeri Samarinda, Samarinda, Indonesia ruspita@polnes.ac.id https://doi.org/10.31603/ce.5967 Abstrak Masyarakat petani jagung di wilayah kecamatan Anggana biasanya memanen jagung kering dalam 2-3 bulan sekali dan menghasilkan 200-700 kg. Namun demikian, mesin pemipil jagung dan penggiling jagung jumlahnya sangat terbatas yang digunakan oleh 14 kelompok tani, dan kurang efisien. Guna mengatasi hal tersebut, dibutuhkan mesin baru untuk memipil dan menggiling jagung dengan hasil bonggol jagung utuh. Tujuannya untuk mempermudah kerja dari para petani, meningkatkan produktivitas produksi tepung jagung dan menghemat biaya. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan cara mendemonstrasikan cara memipil dan menggiling jagung dengan menggunakan mesin. Peserta kelompok wanita tani mengikuti pelatihan dengan semangat dan di akhir kegiatan sudah mampu menggunakan mesin pemipil dan penggiling jagung dengan benar. Tim pengabdi juga menghibahkan mesin pemipil dan penggiling jagung kepada mitra. Kata Kunci: Pelatihan; Mesin pemipil; Mesin penggiling Jagung; Jagung An Effort to improve the effectiveness and efficiency of corn farmers' production in Sidomulyo Village, Samarinda Abstract Corn farming communities in the Anggana sub-district usually harvest dry corn every 2-3 months and resulting about 200-700 kg. However, there are a very limited number of corn shellers and corn grinders used by 14 farmer groups, and inefficient. To overcome this, a new machine is needed to peel and grind corn with the results of whole corn cobs. The goal is to simplify the work of the farmers, increase the productivity of corn flour production and save costs. The method used in this training by demonstrating how to peel and grind corn using a machine. The women farmer group participated in the training with enthusiasm and at the end of the activity they were able to use the corn sheller and grinder, correctly. The community service team also donated corn shellers and grinders to partners. Keywords: Training; Corn shellers; Corn grinders; Corn 1. Pendahuluan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) yang ada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Samarinda, Kalimantan Timur memiliki masyarakat yang hidupnya sebagai kelompok tani padi dan kelompok tani jagung. Berdasarkan hasil survei, kelompok tani jagung memanen jagung kering dalam 2-3 bulan sekali dengan diameter 45 mm dan