221 OPTIMASI RENDERING GAME 2D ASTEROIDS MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN CUDA Fathony Teguh Irawan 1 , Muhammad Rizal Ma’rufi 2 , Imam Cholissodin 3 1,2,3 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Email: 1 fathony.teguh@gmail.com, 2 mrmakroefi@gmail.com, 3 imamcs@ub.ac.id (Naskah masuk: 19 Oktober 2017, diterima untuk diterbitkan: 25 Desember 2017) Abstrak Sumber untuk mendapatkan hiburan sangatlah banyak, salah satunya melalui media video game. Minatnya masyarakat terhadap video game dibuktikan dengan besarnya angka pengguna video game. Oleh karena itu, performa video game sangatlah diperhitungkan agar dapat memperluas pasar. Salah satu cara untuk meningkatkan performa dari video game adalah dengan memanfaatkan GPU. Cara untuk membuktikan bahwa performa GPU lebih baik daripada CPU dalam pemrosesan secara parallel adalah dengan cara membandingkan hasil dari proses CPU dibandingkan dengan hasil proses GPU. Paper ini memaparkan perbedaan performa sebuah video game yang diimplementasikan menggunakan CPU yang dibandingkan dengan implementasi GPU. Kata kunci: games, video game, game development, CPU, GPU, CUDA, optimasi, analisis Abstract There are many sources for having fun, one of them is through a video game. Public interest in a video game is proven by a large number of video game user. Therefore, the performance of video game is considered to expand the market. One of many ways to improve performance is using GPU processing. The way to prove that GPU processing is faster than CPU processing on the parallel process is by comparing the result of GPU processing and CPU processing. This paper describes the differences in performance of video game that is implemented using GPU approach and CPU approach. Keywords: games, video game, game development, CPU, GPU, CUDA, optimization, analysis 1. PENDAHULUAN Era modern ini banyak sekali hiburan yang bisa dilakukan disaat senggang untuk melatih konsentrasi, daya ingat, terapi untuk edukasi, ataupun menghilangkan penat. Salah satu cara yang paling praktis, populer, dan hampir bisa dilakukan dimana saja serta tersedia dihampir semua platform seperti mobile, desktop, laptop dan console, adalah video game. Video game sangat diminati oleh masyarakat, hal ini disebabkan karena game dapat menyuguhkan sebuah cerita unik, baik visual maupun audio, dan user dapat berinteraksi langsung di dalamnya. Tidak sedikit penggemar video game yang bermain hanya untuk hiburan atau menghabiskan waktu luang, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kebutuhan video game dari tahun ke tahun dengan jumlah pemain video game yang mencapai pada angka 1,3 miliar (De Prato, Feijoo, & Simon, 2014). Dipihak produsen game sendiri, ini merupakan perilaku yang menguntungkan bagi mereka, yaitu dengan memperluas pasar penjualan video game. Namun, kondisi ini tentunya harus diimbangi dengan peningkatan kualitas produksi video game oleh pihak industri, salah satunya ialah dengan cara memanfaatkan kemampuan perangkat keras yang tersedia sehingga performa dari video game yang dimainkan dapat dijalankan oleh pemain dengan selancar mungkin. Dengan semakin optimalnya sebuah video game, maka dapat dipastikan luas pasar yang dapat dijangkau semakin besar. Meskipun sebelumnya, pasar utama dari Graphical Processing Unit (GPU) untuk pemrosesan grafis, namun GPU juga dapat digunakan dalam pemrosesan non-grafis dan menghasilkan performa yang sangat bagus. (Ryoo, et al., 2008). Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas hasil dari video game sehingga optimal adalah dengan menggunakan parallel processing. Parallel processing digunakan agar dapat melakukan komputasi secara paralel sehingga dapat meningkatkan jumlah frame yang diproses dalam satu detik, sehingga meningkatkan performa video game secara signifikan. Pemrograman GPU mencakup konsep dasar GPU programming, pembahasan mendalam teknik komputasi parallel berbasis GPU, implementasi teknologi terkini, yang meliputi deep learning, self- driving cars, virtual reality, game development, accelerated computing, design & visualization, automous machines, dengan melakukan komputasi secara cepat dan tepat, serta mengintegrasikan teknik paralel terhadap kebutuhan teknologi masa depan dengan mengambil potensi dari pengolahan data yang cepat untuk meningkatkan hasil yang lebih akurat. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) DOI: 10.25126/jtiik.201744488 Vol. 4, No. 4, Desember 2017, hlm. 221-226 p-ISSN: 2355-7699 Akreditasi KEMENRISTEKDIKTI, No. 51/E/KPT/2017 e-ISSN: 2528-6579