Jurnal Sosialisasi Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian, dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Vol 8, Nomor 1, Maret 2021 Nismawati, Cahyadi Nugroho | 45 PELESTARIAN AKULTURASI ADAPTASI BUDAYA MAPALUS DAERAH MINAHASA SULAWESI UTARA Nismawati 1 , Cahyadi Nugroho 2 1 Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Manado 2 Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Manado nismawati@unima.ac.id 1 , cahyadinugroho@unima.ac.id 2 ABSTRAK Budaya Mapalus yang merupakan budaya yang sudah menjadi kegiatan sehari-hari masyarakat Minahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengupayakan pelestariannya melalui akulturasi adaptasi budaya. Data penelitian dianalisis dengan metode kualilatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data akan diolah dengan melalui analisis SWOT dan model kebijakan melalui analisis AHP. Berdasarkan hasil analisis SWOT strategi pelestarian Budaya Mapalus yang adaptif, yaitu (1) pembentukan kelompok- kelompok Mapalus yang diintegrasikan dengan perkembangan global, (2) integrasi pemerintah daerah dengan lembaga masyarakat dalam menjaga keutuhan Budaya Mapalus, (3) filtrasi budaya yang sesuai dengan hakikat Budaya Mapalus, (4) kaderisasi masyarakat untuk melestarikan Budaya Mapalus melalui kegiatan partisipatif, (5) penanaman esensi Budaya Mapalus dalam diri masing-masing individu melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan secara berkala, dan (6) membuat agenda kegiatan yang melibatkan masyarakat untuk berperan aktif sesuai dengan norma yang terkandung pada Budaya Mapalus. Model kebijakan awal yang harus ditempuh dari hasil analisis AHP adalah penanaman esensi Budaya Mapalus dalam diri masing-masing individu melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan. Kata kunci: Pelestarian, Akulturasi, Adaptasi, Budaya Mapalus, Minahasa. ABSTRACT The Mapalus culture is a culture that has become a daily activity for the Minahasa people. This study aims to seek its preservation through acculturation of cultural adaptation. The research data were analyzed using a qualitative method through observation, interviews and documentation. The data will be processed through SWOT analysis and policy models through AHP analysis. Based on the results of the SWOT analysis of the adaptive Mapalus Culture preservation strategy, namely (1) the formation of Mapalus groups that are integrated with global developments, (2) integration of local governments with community institutions in maintaining the integrity of Mapalus Culture, (3) cultural filtration in accordance with its nature Mapalus Culture, (4) community regeneration to preserve Mapalus Culture through participatory activities, (5) inculcating the essence of Mapalus Culture in each individual through regular training and counseling activities, and (6) creating an activity agenda that involves the community to play an active role in accordance with the norms contained in the Mapalus Culture. The initial policy model that must be adopted from the results of the AHP analysis is the cultivation of the essence of Mapalus Culture in each individual through training and counseling activities. Keywords: Preservation, Acculturation, Adaptation, Mapalus Culture, Minahasa. PENDAHULUAN Secara fundamental, Mapalus adalah suatu bentuk gotong royong tradisional yang memiliki perbedaan dengan bentuk-bentuk gotong royong modern, misalnya: perkumpulan atau asosiasi usaha. Secara filosofis, Mapalus mengandung makna dan arti yang sangat mendasar. Mapalus sebagai local spirit and local wisdom Masyarakat Minahasa yang terpatri dan berkohesi di dalamnya: 3 (tiga) jenis hakikat dasar pribadi manusia dalam kelompoknya, yaitu: Touching Hearts, Teaching Mind, dan Transforming Life. Mapalus adalah hakikat dasar dan aktivitas kehidupan orang Minahasa (Manado) yang terpanggil