Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Komputer dan Sistem Intelijen (KOMMIT 2014) Vol. 8 Oktober 2014 Universitas Gunadarma – Depok – 14 – 15 Oktober 2014 ISSN : 2302-3740 Imron dan Suryarini, Kriptografi File Menggunakan 263 KRIPTOGRAFI FILE MENGGUNAKAN METODE AES DUAL PASSWORD Imron Abdul Ilyas 1 Suryarini Widodo 2 1 Jurusan Teknik Informatika, FTI, Universitas Gunadarma. 2 Jurusan Sistem Informasi, FIKTI, Universitas Gunadarma. 2 srini@staff.gunadarma.ac.id Abstrak Dalam dunia informasi terdapat data-data penting dan bersifat rahasia yang tidak boleh diketahui oleh umum. Kriptografi merupakan salah satu solusi atau metode pengamanan data untuk menjaga kerahasiaan dan keaslian data serta melindungi data dari pihak yang tidak berkepentingan. Kriptografi mendukung kebutuhan dua aspek keamanan informasi, yaitu perlindungan terhadap kerahasiaan data informasi dan perlindungan terhadap pemalsuan dan pengubahan informasi yang tidak diinginkan. Pada aplikasi ini, hampir semua jenis file dapat dienkripsi menggunakan algoritma AES ini seperti file gambar, teks, sura, video, aplikasi dan lain-lan. Algoritma AES adalah blok chipertext simetrik yang dapat mengenkripsi (encipher) dan mendekripsi (decipher) informasi menggunakan kunci kriptografi 128, 192, dan 256 bits untuk mengenkrip dan dekrip data pada blok 128 bits. Selain itu, AES mempunyai keunggulan dalam keamanan, kecepatan, dan karakteristik algoritma beserta implementasinya. .Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma AES dengan panjang kunci 256 bit dapat menyandikan file sehingga dapat mengamankan file tersebut. Ukuran file hasil enkripsi tidak berubah dari file asli. Kata Kunci : Advanced Encryption Standard, Dekripsi, Enkripsi, Kriptografi, Rijndael. PENDAHULUAN Berkat perkembangan tekno-logi yang begitu pesat memung-kinkan manusia dapat ber-komunikasi dan saling bertukar informasi/data tanpa dihalangi oleh jarak. Seiring dengan itu tuntutan akan sekuritas (keamanan) terhadap kerahasiaan informasi yang saling dipertukarkan tersebut semakin meningkat. Begitu banyak peng-guna seperti dalam institusi atau perusahaan atau bahkan individu- individu tidak ingin informasi yang disampaikannya diketahui oleh orang lain atau kompetitor-nya. Oleh karena itu dikembang-kanlah cabang ilmu yang mem-pelajari tentang cara-cara pengamanan data atau dikenal dengan istilah Kriptografi. Dalam kriptografi terdapat dua konsep utama yakni enkripsi dan dekripsi. Enkripsi adalah proses dimana informasi/data yang hendak dikirim