JURNAL TEKNIK ITS Vol. 7, No. 2, (2018) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) D74 AbstrakTaman wisata di sepanjang kalimas adalah taman yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan 30% ruang terbuka hijau di Surabaya serta merevitalisasi kawasan kalimas yang pernah mengalami degradasi lingkungan. Meski telah dibangun, mayoritas kondisi infrastruktur taman wisata kalimas ditemukan tidak terawat dan rusak yang berpotensi menyebabkan degradasi lingkungan kembali. Untuk mengantisipasi terjadinya degradasi kembali di sungai kalimas, perlu dilakukan identifikasi karakteristik taman wisata kalimas berdasarkan siklus hidup pariwisata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik taman wisata di kalimas melalui analisa deskriptif kualitatif yang membandingkan kondisi di lapangan dengan variabel-variabel dan kriteria tahapan berdasarkan siklus hidup pariwisata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari segi atraksi rata-rata semua taman wisata telah terbangun atraksi alami dan buatan. Jumlah kunjungan kebanyakan meningkat signifikan namun juga terdapat beberapa taman yang hanya meningkat sedikit. Sarana yang terbangun rata-rata sarana rekreasi dan sanitasi. Kata KunciAnalisa Deskriptif Kualitatif, Identifikasi Karakteristik, Kalimas Surabaya, Siklus Hidup Pariwisata, Taman Wisata. I. PENDAHULUAN EMBANGUNAN taman kota di Surabaya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 30% (20% publik dan 10% privat) dari luas kota [1], dimana pengadaan RTH di Kota Surabaya paling sedikit seluas 6.610 hektar atau setara dengan 20% dari luas Kota Surabaya. Untuk memenuhi kebutuhan RTH kota Surabaya sebesar 30%, salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya adalah pembangunan taman kota melalui program revitalisasi di bantaran Sungai Kalimas [2]. Tujuan dilakukannya revitalisasi adalah sebagai upaya penataan serta menvitalkan kembali kawasan Sungai Kalimas agar tidak mengalami degradasi lingkungan kembali. arahan yang dilakukan untuk merevitalisasi Sungai Kalimas diantaranya yakni dengan menciptakan ruang terbuka hijau baru di sepanjang kawasan Sungai Kalimas dan menciptakan kegiatan atraktif secara sosial-ekonomi di badan maupun tepian sungai melalui kegiatan pariwisata [2]. Terdapat 5 taman dari ujung selatan hingga utara Sungai Kalimas yang telah beropreasi sebagai hasil dari program revitalisasi. Kelima taman tersebut terdiri dari Taman Keputran, Taman BMX & Skate Arena, Taman Prestasi, Taman Ekspresi, dan Taman Jayengrono [3]. Untuk menghidupkan kegiatan pada kawasan sungai yang terletak di jantung Kota Surabaya ini setiap taman kota memiliki cirikhas dayatarik wisata tersendiri. Dayatarik wisata tersebut diantaranya seperti arena olahraga BMX dan skateboard yang terdapat di Taman BMX & Skate Arena, aktivitas menunggangi kuda dan menyewa perahu motor di Taman Prestasi, hiasan taman berupa karya seni patung dari material bekas pada Taman Ekspresi, ornamen relief sejarah untuk mengenang pertempuran 10 november 1945 pada Taman Jayengrono, dan lain sebagainya. Selain adanya kegiatan pariwisata sebagai sarana sosial, untuk menunjang kegiatan ekonomi taman-taman tersebut juga dilengkapi kios kios penjualan seperti sentra Pedagang Kaki Lima (PKL). Meski telah dibangun dengan dayatarik wisata, namun dari segi infrastruktur masih belum bisa melayani pengunjung dengan baik seperti arena playground, toilet , dan kios penjual yang kurang terawat [3]. Seperti pada Taman Keputran yang ditemukan fasilitas taman yang rusak dan kurang diperhatikan seperti tempat sampah yang rusak, serta tiang lampu taman yang patah dan dibiarkan bersandar kepada taman [4]. Butler dalam teori Tourism Area Life Cycle (siklus hidup pariwisata) dijelaskan bahwa salah satu komponen pariwisata yang mempengaruhi performa destinasi pariwisata adalah kondisi sarana dan prasaranya . Kondisi sarana dan prasarana Konsep Tourism Area Life Cycle dalam Mengidentifikasi Karakteristik Taman Wisata di Bantaran Sungai Kalimas Surabaya Galih Alco Pranata dan Hertiari Idajati Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Arsitektur Desain dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: hertiari_idajati@urplan.its.ac.id P Gambar 1. Tahapan Siklus Hidup Pariwisata.