Jurnal Elementaria Edukasia Volume 4, No. 2, Oktober 2021, 339-344 DOI: 10.31949/jee.v4i1.3397 p-ISSN 2615-4625 e-ISSN 2655-0857 339 Efektivitas Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar Yuyu Yuliati 1* , Budi Febriyanto 2 , Dudu Suhandi Saputra 3 1 Universitas Majalengka, Majalengka, Indonesia 2 Universitas Majalengka, Majalengka, Indonesia 3 Universitas Majalengka, Majalengka, Indonesia *Corresponding author: yuyuliati74@gmail.com ABSTRACT The reality shows that the literacy ability of elementary school students is still low. The low ability of scientific literacy is suspected to be related to the science learning process that has not provided opportunities for students to develop the ability to act and reason critically so that students are unable to relate the scientific knowledge they learn to the phenomena that occur. To improve this situation, teachers should design innovative learning that can improve students' scientific literacy skills. This study aims to determine the effectiveness of the multiliteracy learning model on the scientific literacy ability of elementary school students. This study uses a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The research was conducted in Class V of SD Negeri Cijurey II and SD Negeri Cibentar III. The results showed that there were differences in scientific literacy skills between students with multiliterate learning and students with conventional learning. Thus, the multi-literacy learning model is effective in improving the scientific literacy skills of elementary school students. Keywords: learning model; multiliteracy model, science literacy ABSTRAK Realitas menunjukan bahwa kemampuan literasi siswa sekolah dasar masih rendah. Rendahnya kemampuan literasi sains ini ditengarai berhubungan dengan proses pembelajaran sains yang belum memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbuat dan bernalar secara kritis, sehingga siswa tidak mampu mengaitkan pengetahuan sains yang dipelajarinya dengan fenomena-fenomena yang terjadi. Untuk memperbaiki keaadaan ini guru hendaknya mendesain pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran multiliterasi terhadap kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian ini mennggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di Kelas V SD Negeri Cijurey II dan SD Negeri Cibentar III. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan kemampuan literasi sains antara siswa dengan pembelajaran multiliterasi dan siswa dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajaran multilterasi efektif meningkatkan kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar. Kata Kunci: literasi sains; model multiliterasi; model pembelajaran Pendahuluan Sains merupakan pengetahuan ilmiah yang diperoleh dari hasil penyelidikan mengenai fenomena yang terjadi di alam. Sains tidak hanya mengajarkan siswa mengenai fakta, teori, atau fungsi alam bagi manusia, tetapi juga mengajarkan bagaimana cara para ahli sebelumnya mendapatkan konsep mengenai alam tersebut, serta bagaimana cara kita mengadopsi sikap ilmiah para ilmuan dalam mendapatkan suatu teori. Pada aplikasinya pendidikan sains bertujuan untuk membangun literasi sains siswa yang berarti bahwa melalui proses pendidikan sains siswa memahami apa yang dipelajari serta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut sesuai dengan penjelasan Harlen (2004: 70), The overall goal of science education for all children is to develop scientific literacy, meaning a level of competence in understanding and using knowledge of science that is needed for functioning effectively as a member of