ILTEK,Volume 11, Nomor 21, April 2016 1531 PENGARUH SINYAL TERIMA GPS UNTUK APLIKASI LAND MOBILE SATELIT PADA WILAYAH URBAN DAN SUB URBAN 1 Saktiani Karim, 2 Zulfajri B Hasanuddin, 3 Merna Baharuddin. 1 Dosen Program Studi Teknik Elektro, Universitas Islam Makassar 2,3 Dosen Program Studi Teknik Elektro, Universitas Hasanuddin, Email: saktianikarim@yahoo.com ABSTRAK Teknologi Informasi dan Telekomunikasi saat ini merupakan teknologi yang memiliki perkembangan yang sangat cepat, hal ini didasari oleh kebutuhan manusia dalam berbagai aspek kehidupan seperti bisnis, pendidikan, industri dan sebagainya. Kebutuhan akan infomasi, penyampaian dan penerimaan pesan, mobilitas, hasil kerja yang akurat dan teliti, serta berbagai permasalah lain dalam modernisasi kehidupan itulah yang mendorong perkembangan teknologi dengan cepat contohnya adalah teknologi pemetaan lokasi bumi atau biasa disebut GPS. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui karakteristik propagasi sinyal GPS pada daerah rural, urban, dan sub urban dalam hal ini pada daerah Kotamadya Pare-Pare dan Kabupaten Sidrap dan menentukan lokasi yang dapat digunakan oleh user untuk mendapatkan hasil yang maksimal (signal strength yang baik). Pengukuran sinyal terima oleh perangkat penerima GPS garmin dilakukan dengan menggunakan program yang telah diintegrasikan kedalam software Linux Ubuntu 12.04. Pegukuran dilakukan dengan dua cara yakni secara fixed(diam) dan mobile(tracking). Data yang diperoleh memiliki beberapa informasi tentang posisi dari user, kekuatan sinyal terima, azimuth, elevasi, SNR dll. Nilai SNR yang diperoleh saat pengukuran dijadikan sebagai acuan dalam menganalisis performansi sinyal satelit. Perubahan nilai SNR pada setiap pengukuran mengindikasikan bahwa karakteristik signal strength yang diperoleh dari setiap kondisi wilayah penelitian berbeda – beda. Karakteristik signal strength pada setiap lokasi penelitian sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis bumi, kondisi lingkungan, dan keadaan cuaca saat pengambilan data. Hal ini dijelaskan oleh data – data yang diperoleh pada saat pengambilan data. Nilai SNR maksimum yang diperoleh dalam pengambilan data adalah 50 – 53 dBHz pada wilayah Sub Urban kota Pangkajene Sidrap, sedangkan SNR minimum dalam pengambilan data diperoleh pada wilayah urban di pusat pertokoan kota Pare-pare. Kata Kunci : LMS, GPS, Fixed, Mobile , SNR,,Urban, Sub Urban PENDAHULUAN Kebutuhan manusia akan infomasi, penyampaian dan penerimaan pesan, mobilitas, hasil kerja yang akurat dan teliti, dan berbagai permasalah mendorong perkembangan teknologi komunikasi informasi dengan begitu cepat. Salah satu teknologi telekomunikasi yang perkembangannya cukup cepat adalah teknologi pemetaan lokasi bumi atau yang lebih dikenal dengan sebutan GPS, . Dengan teknologi ini manusia dapat mengetahui posisi secara real time dan juga arah jalan yang dituju(Abidin, 2007). GPS (Global Positioning System) didesain untuk memberikan posisi dan kecepatan tiga dimensi serta informasi mengenai waktu, secara kontinyu di seluruh dunia tanpa bergantung waktu dan cuaca, bagi banyak orang secara simultan (Firdaus dkk,2009). Berbagai manfaat dapat diperoleh pada aplikasi GPS,