6 6 PENURUNAN KONSENTRASI FENOL PADA AIR LAUT BALIKPAPAN YANG TERCEMAR MINYAK MENGGUNAKAN METODE ADSORPSI DECREASING OF PHENOL CONCENTRATION IN BALIKPAPAN SEA WATER POLLUTED BY USING ADSORPTION METHOD Muhamad Yulianto*, Saibun Sitorus, dan Rahmat Gunawan Program Studi S1 Kimia, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman Jalan Barong Tongkok No. 4 Kampus Gunung Kelua, Samarinda, 75123 *E-mail: m.julianto45@gmail.com Received: 29 February 2019, Accepted: 20 February 2020 ABSTRACT Research on decreasing of phenol concentration in the Balikpapan seawater polluted by using the adsorption method, the purpose of this study was to determine the characteristics of activated carbon and adsorption percent to adsorb phenols with time and weight variations of the adsorbent. The results of the characteristics of activated carbon using SEM show that the carbon pores after activation are greater than before activation. In addition, phenol adsorption with time variations in seawater samples obtained optimal time at 30 minutes with 62% and the weight variation of the adsorbent obtained percentage of maximum adsorption at a weight of 12 grams is 51.11%. Keywords: Activated Carbon, Phenol Compounds, Banana Stems, Adsorbent. PENDAHULUAN Banyak kota besar di Indonesia terletak di bagian pesisir dari pulau-pulau. Sebagian kota berkembang dengan pesat seperti banyak kota besar di dunia lainnya. Pesatnya perkembangan pada kota yang berada di pesisir dapat memberikan keuntungan ekonomis namun juga menimbulkan berbagai masalah atau adanya dampak negatif pada lingkungan. Pencemaran meliputi pencemaran udara, tanah dan pencemaran air. Pencemaran terjadi karena suatu lingkungan tidak dapat berfungsi secara normal. Seperti yang terjadi di Kota Balikpapan, tersangkutnya jangkar kapal pada pipa dasar laut milik PT. Pertamina yang mengakibatkan patahnya pipa dan menyebabkan minyak yang keluar dari pipa mencemari perairan Pantai Benua Patra Balikpapan yang akan berdampak besar bagi kehidupan manusia, biota laut dan lingkungan sekitar [1]. Tumpahan minyak tersebut mengandung senyawa kimia seperti parafin, olefin, naftalen dan aromatik [2]. Dalam penelitian [3], senyawa hidrokarbon aromatik fenol merupakan polutan yang cukup banyak ditemukan pada perairan laut, karena limbah industri perminyakan atau tumpahan minyak yang langsung mencemari perairan tersebut. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi cemaran perairan (fenol) yaitu dengan adsorpsi menggunakan karbon aktif [4]. Karbon aktif dapat dihasilkan dari bahan baku, seperti kayu, gambut dan lignit. Karbon aktif dapat diproduksi dari limbah pertanian. Limbah pertanian dapat digunakan dalam pengaplikasian pembuatan adsorben dan pasti akan meningkatkan dari segi ekonomi petani. Batang pisang kepok tersusun atas senyawa selulosa dan senyawa organik lainnya yang mengandung unsur karbon. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai karbon aktif. Berdasarkan latar belakang di atas maka perlu dilakukan penelitian tentang adsorpsi senyawa fenol pada cemaran minyak yang terjadi di perairan teluk Balikpapan menggunakan karbon aktif dari limbah batang pisang (Musa paradisiaca L.) yang harapannya dapat membantu dalam mengurangi limbah batang pisang dan polutan fenol yang merupakan salah satu penyebab pencemaran air terkhusus di Pantai Benua Patra Balikpapan, Kalimantan Timur. METODOLOGI PENELITIAN Alat Alat yang digunakan dalam peneltian ini yaitu oven, furnace, labu ukur, pipet volume, peralatan