225 | SEMNASKIT 2015/ ISSN : 2477-5649 SISTEM INFORMASI Pengembangan Website Rumah Sakit Paru Jember Sebagai Media Promosi Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sustin Farlinda #1 , Faiqatul Hikmah *2 , Imelda Viki Yoan Saputri #3 #* Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember Jalan Mastrip Kotak Pos 164 Jember 68101 Abstract Rumah Sakit Paru adalah salah satu rumah sakit yang telah menggunakan website di Kota Jember sebagai media promosi kepada masyarakat. Namun, berdasarkan hasil studi pendahuluan ditemukan beberapa kelemahan pada website Rumah Sakit Paru. Kelemahan tersebut antara lain ada link yang belum bisa menampilkan informasi, belum ada informasi jadwal pelayanan kesehatan, belum ada informasi tarif pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan website Rumah Sakit paru jember sebagai media promosi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pengembangan sistem metode waterfall. Terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan, desain, koding dan pengujian. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah membuat aplikasi website Rumah Sakit Paru berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang telah dilakukan. Aplikasi web dinamis dapat mempermudah admin dalam mengolah data seperti penambahan data, menghapus maupun mengubah data, dan membuat fasilitas pendaftaran online hiperbarik yang dapat mempermudah pasien dalam melakukan pemesanan layanan kesehatan. Saran bagi rumah sakit diharapkan dapat menambah menu konsultasi kesehatan yang memudahkan masyarakat melakukan tanya jawab seputar kesehatan Keywordswebsite, pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Paru Jember. I. PENDAHULUAN E-commerce merupakan suatu transaksi digital yang mencakup berbagai macam transaksi yang dimediasi dengan teknologi digital elektronik, adapun transaksi yang terjadi sebagian besar terjadi melalui internet dan web. Transaksi komersial ini melibatkan pertukaran nilai (misalnya, uang) yang terjadi antar suatu organisasi atau individu atau perpaduan keduanya dengan suatu imbalan dalam bentuk produk atau jasa. Pertukaran nilai merupakan bagian terpenting memahami definisi dari e-commerce itu sendiri, tanpa adanya pertukaran nilai, maka suatu perdagangan tidak akan terjadi. Electronic commerce atau e-commerce berhubungan dengan kegiatan ekonomi yang terjadi secara online. Pertumbuhan e-commerce di dunia semakin cepat hingga mencapai 19% per tahun dan jika dikategorikan menurut wilayah yaitu 27% Asia, 29% Amerika, 34% Eropa dan 10% sisanya. E-commerce dapat digunakan dalam aktivitas bisnis besar seperti perbelanjaan, perbankan, investasi, persewaan dan juga aktivitas bisnis kecil seperti salon rambut. Berikut ini adalah kategori terpopuler dalam e-commerce seperti situs komputer dan konsumen elektronik, aksesoris, buku dan musik, layanan kesehatan, peralatan tulis, makanan, dan lain lain (Niranjanamurthy dkk, 2013).