Buletin Peternakan Tropis Bul. Pet. Trop. 1.(2): 64-72, Nov 2020 Bulletin of Tropical Animal Science e-ISSN: 123-456 p-ISSN: 654-321 LOGO Hubungan Karakteristik Peternak dengan Skala Kepemilikan Sapi Perah di Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang Irwan Nurdiyansah 1 , Dadang Suherman 1 * dan Heri Dwi Putranto 1 1 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu Jl. WR. Supratman Kel. Kandang Limun Kec. Muara Bangkahulu Bengkulu 38371A .*Penulis korespondensi: dadangsuherman707@yahoo.com Artikel ini diterima (received): 25 November 2020; dinyatakan disetujui (accepted): 29 November 2020; terbit (published): 27 November 2020. Artikel ini dipublikasi secara daring pada https://ejournal.unib.ac.id/index.php/buletin_pt/index Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik peternak dan menganalisis hubungan antara karakteristik peternak dengan skala kepemilikan sapi perah di Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang pada tanggal 5 Juni sampai 31 Juli 2017. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah peternak sapi perah sebanyak 15 responden. Tahapan Penelitian dilakukan Survey terlebih dahulu untuk menentukan lokasi penelitian, surat izin penelitian dibuat oleh Fakultas Pertanian dan kemudian surat izin dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Bengkulu, dan pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Variabel yang diamati meliputi umur, pendidikan, lama pengalaman beternak, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan dan kepemilikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berupa tabel. Analisa data yang digunakan statistik regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah luas lahan berpengaruh terhadap kepemilikan ternak sapi perah, semakin luas lahan hijauan pakan ternak maka semakin meningkatkan kepemilikan ternak sapi perah, sebaliknya makin sempit lahan pertanian maka semakin rendah kepemilikan ternak sapi perah. Simpulan dari penelitian ini adalah dapat disimpulkan bahwa antara kepemilikan ternak sapi perah dengan faktor umur, pendidikan, lama pengalaman beternak, jumlah tanggungan keluarga dan luas lahan diperoleh persamaan regresi Y = -4,091 + 0,029X1 + 0,196X2 – 0,395X3 + 0,105X4 + 1,251X5*. Kata kunci: Karakteristik Peternak, Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang, Sapi Perah, Skala Kepemilikan.. Pendahuluan Pembangunan peternakan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam pembangunan pertanian. Oleh karena itu, peningkatan pembangunan peternakan harus dilakukan secara terus menerus, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani peternak. Usaha peternakan sapi perah merupakan salah satu usaha peternakan yang berperan dalam perekonomian masyarakat pedesaan. Susu merupakan salah satu produk pangan hewani yang sangat diperlukan untuk kehidupan manusia, selain daging dan telur. Usaha kepemilikan ternak sapi perah di Indonesia didominasi usaha skala kecil dan menengah, dengan kepemilikan masing–masing kurang dari 4 ekor sebanyak 80%, 4 – 7 ekor mencapai 17%, dan lebih dari 7 ekor sebanyak 3%. Rata-rata kepemilikan sapi perah sebanyak 3 – 5 ekor per peternak, sehingga tingkat efisiensi usaha masih rendah (Mandaka dan Hutagaol, 2005; Maulidin, 2009). Usaha kepemilikan sapi perah di Indonesia mempunyai prospek yang sangat besar, karena permintaan produk dari susu terus meningkat, seiring dengan pertambahan penduduk dan