74 KEHIDUPAN SOSIAL DALAM NOVEL TUHAN IZINKAN AKU MENJADI PELACUR Oleh: Munaris Yoga Irawan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung Email: munaris_labib@yahoo.co.id Abstract The Problem in this study was the social life in the novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur by Muhidin M. Dahlan. The purpose of this study was to describe the social life in the novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi PelacurbyMuhidin M. Dahlan.The method used in this study was a qualitative method. The results show that social life was found in this novel was the religious life, the life friendships, and organizational life. Key words: literature, novels, social life. Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah kehidupan sosial dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kehidupan sosial dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kehidupan sosial yang ditemukan dalam novel ini adalah kehidupan keagamaan, kehidupan pertemanan, dan kehidupan organisasi. Kata kunci: kehidupan sosial, novel, sastra. PENDAHULUAN Karya sastra dapat dibedakan menjadi tiga: puisi, prosa, dan drama. Hal yang diungkapkan dalam sastra mengenai hidup dan kehidupan. Dengan kata lain, kedua hal tersebut merupakan sentral dari karya sastra. Oleh karena itu, salah satu yang diungkapkan dalam karya sastra dalah mengenai kehidupan sosial. Dalam artikel ini dipaparkan mengenai kehidupan sosial pada novel Tuhan Izinkan Aku Jadi Pelacur karya Muhidin M. Dahlan. Judul novel itu pun sudah mengindikasikan tentang lika-liku kehidupan. Novel adalah prosa rekaan yang panjang dengan menyuguhkan tokoh- tokoh dan menampilkan serangkaian peristiwa dan latar secara tersusun (Sudjiman, 1984: 53). Tokoh adalah sosok yang diceritakan dalam novel.