VISI : Jurnal Ilmiah PTK PNF - Vol. 15 No. 1, Juni 2020 23 WHAT CAUSES THE LOW EXISTENCE OF MALE TEACHERS IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION? Redi Awal Maulana 1 , Euis Kurniati 2 , Hani Yulindrasari 3 e-mail: rediawalmaulana@upi.edu 1 , euiskurniati@upi.edu 2 , haniyulindra@upi.edu 3 Program Studi Pendidikan Guru PAUD Universitas Pendidikan Indonesia Jalan Dr. Setiabudi No. 229, Isola Kec. Sukasari Kota Bandung, Jawa Barat 40154 Abstrak: Artikel ini mendeskripsikan keberadaan guru laki-laki dan perannya pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Faktor rendahnya keberadaan guru laki-laki di PAUD disebabkan oleh banyak hal, salah satunya dikarenakan adanya berbagai persepsi masyarakat yang berbeda terhadap pekerjaan laki-laki sebagai guru PAUD. Pada banyak negara termasuk di Indonesia, guru PAUD didominasi perempuan, yang mendorong beberapa negara untuk meningkatkan partisipasi laki-laki, karena munculnya kekhawatiran terhadap ketidakseimbangan gender di PAUD. Walau demikian, sampai saat ini khususnya di Indonesia, masih ada laki-laki yang bertahan dan memilih profesi tersebut. Metode penelitian menggunakan studi pustaka, dimana peneliti mencatat dan mengolah berbagai sumber, baik itu jurnal, buku, dan berbagai bentuk dokumen terkait guru laki-laki di PAUD. Adapun hasilnya, keberadaan dan peran guru laki-laki di PAUD sangat penting, utamanya dengan alasan agar adanya keseimbangan gender yang terjadi, serta memberikan interaksi pengalaman pembelajaran pada PAUD. Kata-kata Kunci: gender, guru laki-laki, PAUD APA YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA KEBERADAAN GURU LAKI-LAKI DI PAUD? Diterima : 30 April 2020 Direvisi : 23 Mei 2020 Disetujui : 26 Juni 2020 Diterbitkan : 27 Juni 2020 Abstract: This article describes the existence of male teachers and their role in early childhood education. The presence of male teachers in early childhood education (ECE) is low. One of it is due to the various perceptions of society on the work of men as ECE teachers. In many countries, including Indonesia, ECE teachers are dominated by women. This situation encourages some countries to increase male partici- pation so that there will be gender balanced. Luckily, until now especially in Indonesia, there are still men who survived and chosen the profession. The research was a literature study, in which the researcher records and processes various sources including articles, books and various forms of documents related to male teachers’ existence in the ECE. As for the results, the existence of male teachers in ECE is very important since they will be providing a gender balanced of learning experiences for the children. Keywords: ECE, gender, male teachers VISI : Jurnal Ilmiah PTK PNF http://doi.org/10.21009/JIV.1501.3 Volume 15 Issue 1 Juni 2020 p-ISSN: 1907-9176 e-ISSN: 2620-5254 DOI: doi.org/10.21009/JIV.1501.3